Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Bersih Mandom Terkoreksi 3,35% Jadi Rp173,04 Miliar

Laba Bersih Mandom Terkoreksi 3,35% Jadi Rp173,04 Miliar
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

Perseroan juga membukukan beban pokok penjualan mengalami penyusutan 0,82% dari Rp1,699 triliun menjadi Rp1,685 triliun. Selain itu,kewajiban perseroan tercatat sebesarRp472,6 miliar atau turun 6,11% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp503,4. Sementara ekuitas perseroan tercatatsebesarRp1,97 triliun atau naik 6,46% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1,85 triliun. Ada pun aset perseroan tercatat sebesarRp2,44 triliun atau naik 3,3% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesarRp2,36 triliun.

ihsg

Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan tumbuh 5%-10% atau sekitar Rp2,78 triliun-Rp2,92 triliun. Sedangkan, penjualan domestik ditargetkan tumbuh dua digit sepanjang tahun ini. Selain itu, perseroan akan fokus mengoptimalkan kepada pasar eksisting. Perseroan tidak berencana menambah pasar baru tahun ini, baik domestik maupun ekspor.

Alia menjelaskan, perseroan akan meluncurkan beberapa produk baru fast moving di segmen perawatan rambut, kulit, rias, maupun wangi-wangian. TCID juga akan lebih aktif melakukan promosi secara digital, serta banyak melakukan kegiatan pemasaran di tingkat konsumen.

Perseroan optimistis mampu membukukan target penjualan sepanjang tahun ini, di tengah pasar kosmetik di Indonesia yang semakin ketat. Optimisme ini sejalan dengan strategi perusahaan yang meluncurkan produk sesuai tren dan keinginan konsumen. ”Ditambah ada rencana beberapa produk baru. Kami juga berharap kondisi pasar konsumen lebih baik karena secara makroekonomi Indonesia cukup bagus," jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement