nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendag: Perlindungan Konsumen Harus Terus Digalakkan

Kamis 21 Maret 2019 13:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 21 320 2033028 mendag-perlindungan-konsumen-harus-terus-digalakkan-nqapz9Ojrj.jpg Foto: Menteri Perdagangan Enggartiasto (Antara)

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terpilih sebagai Pemerintah Provinsi terbaik pertama di Bidang Perlindungan Konsumen. Penghargaan itu diterima Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dari Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, pada puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) dengan tema “Saatnya Konsumen Berdaya” yang dipusatkan di Halaman Lapang Gasibu, Bandung.

Pada posisi kedua Provinsi Terbaik di Bidang Perlindungan Konsumen diraih Papua Barat, ketiga Aceh, keempat Jawa Tengah, kelima Sulawesi Tenggara, dan terbaik ke-enam Sulawesi Selatan.

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dalam sambutan mengatakan Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia pada tahun 2018 telah mencapai angka 40%, dan tahun 2019 ditargetkan menjadi 45%.“Kita harus terus menggalakkan perlindungan konsumen,” ajaknya dilansir dari Harian Neraca, Kamis (21/3/2019).

Target perlindungan konsumen, kata Enggar, pertama, menjalankan program konsumen berdaya meliput semua usia, meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka dilindungi secara hukum dalam mendapatkan pelayanan barang dan jasa.

Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Tugas Baru Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam sambutannya mengatakan nasib konsumen perlu dibela dengan kaidah yang berlaku. Transaksi online masih rawan ruang-ruang pelanggaran konsumen. Maka dari itu, perlindungan konsumen harus meningkat.

Perilaku konsumen baru agar dipahami. Salah memahami generasi, maka akan salah memberikan perlindungan.“Maka perlu diatur perlindungannya,” ujar Ridwan Kamil.

Kemudian kata Ridwan Kamil, rentenir online saat ini semakin banyak, namun banyak sisi gelapnya.“Hingga saat ini, perlindungan terhadap konsumennya belum kuat, dan ini perlu perhatian dari pemerintah khususnya kementerian Perdagangan,” ucapnya.

Sementara Dirjen Perlindungan Konsumen, Veri Anggriono memaparkan, Harkonas kali ini, dimeriahkan beragam kegiatan seperti, Klinik Pengaduan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI,BPKN bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ada pula pekan diskon secara online dan offline, serta penandatanganan prasasti metrologi legal.

Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mengenal Harkonas dan semakin mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen, dan menggugah masyarakat untuk menyuarakan keluh kesah jika merasa dirugikan pelaku usaha.

enggar

Harkonas di Bandung ini, diikuti oleh seluruh BPSK yang ada di wilayah Jawa Barat, Kepala Daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Harkonas diperingati setiap tahun dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kebersamaan konsumen, dengan harapan semua pemangku kepentingan beserta pelaku usaha, turut beserta aktif mengedukasi konsumen.

Di samping itu, pada puncak Harkonas ini, diadakan pameran edukasi konsumen yang diikuti Kemendag, BPKN, serta pelaku usaha dari sembilan sektor prioritas yang tercantum dalam Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

Kemudian, juga diadakan pameran produk unggulan dari berbagai Kota/Kabupaten di wilayah Jawa Barat. Pada kesempatan itu pula, Menteri Perdagangan RI secara simbolis menandatangani prasasti metrologi legal.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini