
Dia menjelaskan, ditolaknya rencana ARTI murni disebabkan karena fundamental, rencana ke depan, serta upaya penyelamatan yang setelah dianalisa oleh otoritas pasar modal tidak sesuai.”ARTI kita lihat parameter yang umum, fundamentalnya mendukung tidak. Kita juga lihat pergerakan harga saham, tidak proven juga harganya kita istilahkan bukan tolak ya tapi kita minta untuk tidak dilakukan dalam periode ini untuk mereka bisa proven lagi ke depannya," jelasnya.
Ratu Prabu juga sempat membuat heboh seiring dengan rencana perusahaan mengembangkan proyek LRT di Jabodetabek dan Banten. Pembangunan itu mencakup tiga tahap jalur sepanjang 485 km dengan total investasi Rp415 triliun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.