nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Ditutup Menguat Menyusul Data Ekonomi yang Positif

Sabtu 30 Maret 2019 09:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 30 278 2036985 wall-street-ditutup-menguat-menyusul-data-ekonomi-yang-positif-c9rE2uBhkC.jpg Foto: Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Saham-saham Wall Street ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi). Hal tersebut dikarenakan investor terus mengawasi perkembangan terbaru terkait perdagangan global dan mencerna sejumlah data ekonomi yang menggembirakan.

Dikutip dari antaranews Sabtu (30/3/2019), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 211,22 poin atau 0,82%, menjadi ditutup di 25.928,68 poin. Indeks S&P 500 meningkat 18,96 poin atau 0,67%, menjadi berakhir di 2.834,40 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 60,16 poin atau 0,78%, menjadi ditutup di 7.729,32 poin.

Sentimen investor mendapat dukungan dari prospek yang menjanjikan tentang perdagangan global pada Jumat lalu.

Saham raksasa manufaktur AS, Caterpillar dan Boeing, keduanya peka terhadap perdagangan global, masing-masing naik hampir 2,4% dan hampir 1,9%.

Saham Lyft melonjak lebih dari 8,7%, setelah perusahaan perjalanan AS itu mulai melakukan perdagangan di pasar umum pada Jumat (29/3), menandai debut pertama dalam gelombang perusahaan teknologi kelas berat yang diharapkan go public tahun ini.

Namun saham Comcast turun hampir 1,1 persen, karena Royal Bank of Canada menurunkan peringkat konglomerat telekomunikasi AS itu menjadi "sector perform" dari "outperform", karena perkiraan yang lebih rendah untuk pelanggan broadband dan video.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor perawatan kesehatan naik hampir 1,2%, memimpin para peraih keuntungan.

Di sisi ekonomi, sentimen konsumen juga membaik untuk bulan kedua berturut-turut pada Maret.

Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan naik ke angka 98,4 dari 93,8 pada bulan sebelumnya, sedikit di atas rata-rata 97,2 yang tercatat dalam 26 bulan terakhir, universitas mengatakan dalam survei terbaru yang dirilis pada Jumat (29/3).

Kenaikan indeks sentimen pada Maret sepenuhnya karena rumah tangga-rumah tangga dengan pendapatan di dua pertiga terbawah dari distribusi pendapatan, sementara rumah tangga-rumah tangga dengan pendapatan di sepertiga teratas turun, menurut Richard Curtin,kepala ekonom survei konsumen.

Demikian pula, belanja konsumen AS sedikit meningkat pada Januari. Pengeluaran konsumen biasanya menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS.

Pengeluaran konsumsi pribadi meningkat 8,6 miliar dolar AS atau 0,1%, Departemen Perdagangan AS mengatakan Jumat (29/3).

Pertumbuhan tersebut terutama dikontribusi oleh meningkatnya pengeluaran untuk jasa-jasa, termasuk jasa keuangan dan asuransi, yang mengimbangi penurunan belanja barang

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini