nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Penerbangan Berkurang, Permintaan Avtur di NTT Menurun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 01 April 2019 08:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 01 320 2037587 jumlah-penerbangan-berkurang-permintaan-avtur-di-ntt-menurun-WLZFPR0JFI.jpeg Avtur (Ilustrasi Okezone)

KUPANG - PT Pertamina (Persero) menyebut tren permintaan avtur di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penurunan. Hal itu terlihat dari konsumsi rata-rata per hari atau Daily Objective Throughput (DOT) di seluruh Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) El Tari Group yang mengalami penurunan sejak akhir tahun lalu.

Adapun DPPU El Tari Group membawahi seluruh DPPU di NTT. Di mana terdiri dari DPPU El Tari Kupang, DPPU Maumere, DPPU Ende, DPPU Tambolaka, DPPU Waingapu, dan DPPU Labuan Bajo.

"Rata-rata penurunan setiap DPPU memang berbeda-beda. Tapi secara keseluruhan di semua lokasi ini (DPPU di NTT) trennya mengalami penurunan," ujar Operation Head DPPU El Tari Kupang Rasiman di DPPU El Tari Kupang, Kupang, NTT, Minggu (31/3/2019).

Baca Juga: Pertamina-Garuda Kerjasama Pengisian Avtur di 14 Lokasi di Luar Negeri

Rasiman menyebutkan, seperti penurunan di DPPU Labuan Bajo dari 20 kl per hari menjadi 10 kl per hari. Lalu untuk DPPU Tambolaka menurun dari 15 kl per hari menjadi 6 kl per hari.

Serta, di DPPU El Tari Kupang kini mencapai 70 kilo liter (kl) per hari dari sebelumnya 100 kiloliter (kl) per hari. Adapun pelanggan avtur di DPPU ini yakni Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Nam Air, Susi Air, Kalstar Air Transnusa Air, selain itu mereka juga melayani TNI serta POLRI dan pelanggan nonscedule flight.

Unit Manager Communication & CSR MOR V Pertamina Rustam Aji menambahkan, tren penurunan permintaan avtur terjadi karena adanya penurunan aktivitas penerbangan. Jumlah penerbangan yang berkurang tentunya membuat maskapai mengurangi konsumsi avtur.

pesawat

"Tergantung dari jumlah penerbangan, maskapai mengurangi jumlah penerbangan. DPPU kan layani konsumen tergantung jumlah penerbangan, kalau maskapai kurangi penerbangan maka permintaan avtur berkurang," kata dia.

Sekedar diketahui, untuk DPPU El Tari Kupang saja, Pertamina mencatat secara tahunan memang tren konsumsi avtur mengalami kenaikan sejak 5 tahun lalu. Rinciannya pada 2014 konsumsi avtur sebesar 15,8 juta kl, 2015 sebesar 21,2 juta kl, 2016 sebesar 26,6 juta kl, 2017 sebesar 32,8 juta kl, 2018 sebesar 33,9 juta kl.

Sedangkan untuk ketahanan stok avtur di El Tari Kupang ini bisa untuk bertahan sekitar 8 hingga 9 hari. DPPU El Tari memiliki 6 tangki dengan kapasitas masing-masing ada yang sebesar 500 kl, 100 kl, dan 4 tangki mempunyai kapasitas 50 kl.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini