KUPANG - PT Pertamina (Persero) menyebut tren permintaan avtur di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penurunan. Hal itu terlihat dari konsumsi rata-rata per hari atau Daily Objective Throughput (DOT) di seluruh Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) El Tari Group yang mengalami penurunan sejak akhir tahun lalu.
Adapun DPPU El Tari Group membawahi seluruh DPPU di NTT. Di mana terdiri dari DPPU El Tari Kupang, DPPU Maumere, DPPU Ende, DPPU Tambolaka, DPPU Waingapu, dan DPPU Labuan Bajo.
"Rata-rata penurunan setiap DPPU memang berbeda-beda. Tapi secara keseluruhan di semua lokasi ini (DPPU di NTT) trennya mengalami penurunan," ujar Operation Head DPPU El Tari Kupang Rasiman di DPPU El Tari Kupang, Kupang, NTT, Minggu (31/3/2019).
Baca Juga: Pertamina-Garuda Kerjasama Pengisian Avtur di 14 Lokasi di Luar Negeri
Rasiman menyebutkan, seperti penurunan di DPPU Labuan Bajo dari 20 kl per hari menjadi 10 kl per hari. Lalu untuk DPPU Tambolaka menurun dari 15 kl per hari menjadi 6 kl per hari.
Serta, di DPPU El Tari Kupang kini mencapai 70 kilo liter (kl) per hari dari sebelumnya 100 kiloliter (kl) per hari. Adapun pelanggan avtur di DPPU ini yakni Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Nam Air, Susi Air, Kalstar Air Transnusa Air, selain itu mereka juga melayani TNI serta POLRI dan pelanggan nonscedule flight.