Lantik 2 Pejabat Baru, Menteri Jonan: Mudah-mudahan Kerja SKK Migas Lebih Baik

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 April 2019 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 04 320 2038980 lantik-2-pejabat-baru-menteri-jonan-mudah-mudahan-kerja-skk-migas-lebih-baik-JsgDuguVus.jpg Foto: Pelantikan Pejabat SKK Migas

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melantik dua pejabat baru di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas). Pelantikan untuk mengisi posisi sekertaris serta deputi keuangan dan monetisasi SKK Migas.

Untuk Sekertaris diisi oleh Murdo Hantoro yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektorat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas ditempati oleh Arie Setiawan Handoko yang sebelumnya menjabat sebagai sekertaris SKK Migas.

Dalam sambutannya, Jonan mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik. Dirinya berharap agar kedua pejabat baru ini bisa memberikan kinerja maksimal terutama untuk lifting minyak dan gas bumi agar bisa lebih baik.

Baca Juga: SKK Migas: 3 Daerah di Sumbar Punya Cadangan Migas

Menurut Jonan, sektor migas harus bisa berkembang mengikuti perkembangan zaman. Sebab migas salah satu sektor yang perubahannya cukup telat.

"Mudah-mudahan kerjaan SKK Migas lebih baik. Dibenahilah harus ikuti zaman. Terus terang sektor hulu migas ini sama kayak tambang berubahnya telat. Nanti perubahan telat ketinggalan zaman," ujarnya dalam acara pelantikan di Ruang Sarulla, Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Khusus untuk Murdo Hantoro, Jonan menitipkan pesan agar bisa menukarkan pengalaman kerjanya di lingkungan baru ini. Sebab dia memiliki pengalaman yang bisa ditularkan.

"Buat Pak Murdoko karena sudah lama, mestinya bisa lebih baik," ucapnya.

Sementara itu, untuk Arief Setiawan, Jonan berpesan memiliki standar cost yang baru. Karena selama ini standar cost yang digunakan berdasarkan statistik dan disebut sudah ketinggalan jaman.

Baca Juga: SKK Migas Sebut Cadangan Migas Indonesia Capai 800 Juta Barel

"Saya pesan kepada Deputi Keuangan dan Monetisasi yang baru, saya minta kualitas pekerjaan harus makin lama makin baik," jelasnya.

Jonan menambahkan, Arief Setiawan juga diminta untuk menyelesaikan Wilayah Kerja (WK) Migas yang sudah jatuh tempo. Ini agar reputasi pemerintah di hadapan investor tidak buruk.

"Lifting partisipasi deputi monetisasi keuangan juga besar. Ini saya juga enggak happy kan orang tanya saya lifting bagaimana saya minta setiap bulaan lifting harus sama atau lebih besar. Kalau bisa jangan semua ditumpuk di akhir bulan," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini