Menteri Jonan Minta SKK Migas Serius Naikan Lifting Minyak

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 April 2019 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 04 320 2039037 menteri-jonan-minta-skk-migas-serius-naikan-lifting-minyak-U9jpMOHa2V.jpg Foto: Menteri ESDM Ignasius Jonan (Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberikan pesan khusus kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas). Salah satu pesan yang diminta adalah bagaimana SKK Migas bisa menjaga lifting.

Dalam pesannya, SKK Migas diminta agar lifting minyak tidak turun jauh dari realisasi produksi. Apalagi dirinya selalu mendapatkan pertanyaan mengenai lifting migas.

 Baca Juga: SKK Migas: 3 Daerah di Sumbar Punya Cadangan Migas

Menurut Jonan, alasan mengapa dirinya sangat ingin lifting tidak turun adalah karena ini akan berpengaruh terhadap lifting bulanan. Yang mana lifting ini juga erat kaitannya dengan ketersediaan dan kebutuhan minyak bagi masyarakat.

"Ini saya juga enggak happy, kan orang tanya saya 'lifting bagaimana', saya minta setiap bulan lifting harus sama atau bisa lebih besar," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Di sisi lain Jonan juga meminta agar laporan mengenai lifting ini tidak ditumpuk di akhir bulan. Akan tetapi harus ada laporan per hari atau minimal paling lambat setiap dua bulan sekali.

  Baca Juga: Lantik 2 Pejabat Baru, Menteri Jonan: Mudah-mudahan Kerja SKK Migas Lebih Baik

Karena selama ini, laporan mengenai produksi dan lifting migas ini selalu ditumpuk pada akhir bulan, sehingga tak jarang data lifting per harinya tidak terpantau secara rinci.

Hal ini juga membuat lifting migas setiap harinya tidak bisa terpantau jika sewaktu-waktu mengalami penurunan. Karena jika laporan dibuat setiap hari, maka pemerintah bisa mengeluarkan langkah antisipasi dengan cepat ketika mengalami penurunan.

"Ini yang menurut saya penting sekali supaya monetisasi itu berjalan normal sehingga pengendalian kebutuhan dalam negeri termasuk impor itu bisa dikendalikan lebih baik," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini