JAKARTA – Miliarder Jeff Bezos memberikan tips untuk menjalani kehidupan yang bahagia tanpa penyesalan saat usia 80 tahun.
"Ketika Anda berusia 80 tahun, Anda akan meriwayatkan kehidupan selama ini dan bermakna akan menjadi serangkaian pilihan yang telah Anda buat," kata Bezos dilansir dari CNBC, Jakarta, Senin (8/4/2019).
Orang terkaya di dunia dan juga pendiri Amazon ini mengatakan, 'kita adalah apa yang kita pilih' adalah ibarat sebuah hadiah dan pilihan yang harus Anda pilih yang mungkin bisa jadi sulit.
Baca Juga: Perceraian Orang Terkaya di Dunia Jeff Bezos Cetak Rekor Rp495 Triliun
Dengan kata lain, tidak peduli seberapa sukses Anda, bukan jumlah nol di rekening bank Anda, tetapi itu adalah pilihan yang Anda buat untuk mendapatkan di mana Anda berada.
Bezos kembali menceritakan ketika pertama kali dia memunculkan ide untuk memulai bisnis toko buku online yang sekarang dikenal dengan nama Amazon. Pada saat itu, dia tahu bahwa bergerak maju dengan gagasan itu akan menjadi langkah yang sangat berisiko.
Bahkan, Bezos bertanya kepada bosnya, yang katanya brilian dan sangat dikagumi untuk meminta nasihat. Dia diberitahu bahwa meskipun terdengar seperti ide yang sangat bagus, itu akan menjadi ide yang lebih baik jika Bezos belum memiliki pekerjaan yang baik.
"Itu benar-benar pilihan yang sulit, tetapi pada akhirnya, saya memutuskan untuk mencobanya. Saya tidak berpikir saya akan menyesal mencoba dan gagal. Dan saya curiga saya akan selalu dihantui oleh keputusan untuk tidak mencoba sama sekali," kata Bezos.
"Setelah banyak pertimbangan, saya mengambil jalan yang kurang aman untuk mengikuti hasratku, dan aku bangga dengan pilihan itu," katanya.
Baca Juga: Jeff Bezos Transfer USD35 Miliar, MacKenzie Jadi Wanita Terkaya ke-3 Dunia
Menurutnya, kebenaran dalam hidup adalah bahwa Anda semua akan membuat pilihan yang akhirnya disesali. "Ini disebut kegagalan, dan kegagalan bisa menjadi hal yang baik karena mengajarkan kita bagaimana menjadi lebih baik," ungkapnya.
Tetapi seiring bertambahnya usia, tujuan hidup seharusnya meminimalkan jumlah kegagalan yang menyebabkan penyesalan.
"Pada akhirnya, kita adalah pilihan kita. Bangun sendiri cerita yang hebat," katanya.