nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

399.962 Mobil Diproyeksi Lalui Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 09 April 2019 16:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 09 320 2041138 399-962-mobil-diproyeksi-lalui-tol-trans-jawa-saat-mudik-lebaran-f5Q1Z8tHym.jpg Tol Cipali (Foto: Ist)

JAKARTA - Tersambungnya jalan Tol Trans Jawa membuat alternatif jalur mudik Lebaran tahun ini bertambah. Pengguna yang melewati jalur darat seperti bus, mobil pribadi maupun motor bisa menjadikan Tol Trans Jawa sebagai pilihannya.

Kepala Badan Litbang Kementerian Perhubungan Sugihardjo mengatakan, pada musim mudik Lebaran, diperkirakan mayoritas pemudik akan menggunakan Tol Trans Jawa. Berdasarkan hasil survey sekitar 399.962 mobil atau sekitar 40% akan melalui Tol Trans Jawa.

Mengingat rute ini akan menjadi ruas utama, maka fasilitas-fasilitas yang ada perlu dilengkapi untuk mendukung kenyamanan pemudik seperti rest area, bengkel, SPBU dan fasilitas pendukung lainnya.

"Menggunakan kendaraan pribadi yang memilih gunakan Tol Trans Jawa sekitar 40%. Menyusur jalur Pantura 27%," ujarnya dalam acara konferensi pers di Hotel Harris, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Baca Juga: Terbanyak Naik Bus, Penumpang Pesawat Dipastikan Turun saat Mudik Lebaran

Menurut Sugi, ada beberapa alasan mengapa para pengendara menggunakan Tol Trans Jawa karena waktu tempuh yang lebih cepat. "Hal ini karena waktu tempuh hanya berkisar 10 jam tergantung volume kendaraan yang melewati rute tersebut," ucapnya.

Sementara itu, pemudik yang menggunakan sepeda motor diperkirakan akan melalu jalur alternatif. 56,9% atau sekitar 280.687 akan lewat jalan tol.

"Untuk pemudik sepeda motor sebagian besar memilih gunakan jalur alternatif," ucapnya.

Menurut Sugihardjo, pemasangan perlengkapan keselamatan dan penempatan posko Lebaran tempat istirahat di jalur altematif mudik sangat perlu jadi perhatian untuk keselamatan perjalanan para pemudik.

Sebagai informasi, pada arus mudik Lebaran tahun 2019 ini, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 31 Mei 2019 (H-5) dengan perkiraan waktu keberangkatan terjadi pada pukul 06.00 WIB sampai dengan 08.00 W18.

Baca Juga: 44,1% Penduduk Jabodetabek Mudik saat Lebaran, Paling Banyak ke Bandung

Namun, perlu diperhatikan bahwa pada tanggal 30 Mei 2019 merupakan hari libur (Kenaikan Isa Almasih). Apabila tanggal 31 Mei ditetapkan sebagai cuti bersama, maka ada kemungkinan pergeseran puncak arus mudik yang akan jatuh pada tanggal 29 atau 30 Mei 2019.

Mengingat padatnya arus mudik tahun ini, maka aktivitas pembangunan Elevated Toll dan perbaikan jalan disarankan untuk dihentikan sementara mulai tanggal 26 Mei 2019 (H-10)sampai dengan tanggal 16 Juni 2019 (H+10).

Serta, perlunya kebijakan pelarangan pengoperasian angkutan barang bersumbu lebih dari dua mulai tanggal 29 Mei 2019 (H-7) sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 (H+4). Untuk puncak arus balik, diperkirakan akan terjadi pada tanggal 9 Juni 2019 (H+3)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini