nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPS: Ekspor Maret 2019 USD14,03 Miliar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 15 April 2019 11:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 15 320 2043625 bps-ekspor-maret-2019-usd14-03-miliar-Zr7HeKqw1k.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor Indonesia pada Maret 2019 mencapai USD14,03 miliar. Realisasi ini mengalami kenaikan 11,71% (month to month/mtm) dari bulan Februari 2019 yang sebesar USD12,56 miliar.

Sementara bila dibandingkan dengan laju ekspor pada Maret 2018 yang mencapai USD15,59 miliar terjadi penurunan sebesar 10,01% (year on year/yoy).

Baca Juga: Kemenperin Siap Ekspor Mobil Desa ke Timor Leste

"Nilai ekspor Maret 2019 utamanya dipicu kenaikan ekspor non migas, sedangkan ekspor migas mengalami penurunan," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Gedung Pusat BPS, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Dia menjelaskan, secara rinci laju ekspor migas di Maret 2019 mengalami penurunan 1,57%. Di mana dari USD1,1 miliar di Februari menjadi USD1,09 miliar di Maret.

"Di sektor migas terjadi penurunan ekspor karena nilai minyak mentah dan hasil minyak yang turun, sementara gas mengalami kenaikan," kata dia.

bps

Adapun pada komoditas non migas terjadi kenaikan 13%. Di mana menjadi USD21,93 miliar di Maret dari bulan sebelumnya yang USD11,45 miliar.

Secara rinci, komoditas non migas yang mengalami kenaikan ekspor tertinggi yakni bahan bakar mineral sebesar USD401,4 juta, besi dan baja USD186,7 juta, lalu bijih, kerak dan abu logam USD162,9 juta, kertas dan karton USD69,9 juta, serta bahan kimia organik USD69,9 juta.

Sedangkan penurunan ekspor non migas terendah yakni perhiasan/permata sebesar USD31,8 juta, ampas/sisa industri makanan USD27,3 juta, benda-benda dari besi dan baja USD9,6 juta, lokomotif peralatan kereta api USD8,2 juta, serta garam, belerang, kapur USD6,2 juta.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini