Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Puasa, Kenapa Harga Bawang Putih Naik dari Rp20.000 Jadi Rp50.000?

Taufik Fajar , Jurnalis-Sabtu, 20 April 2019 |08:06 WIB
Jelang Puasa, Kenapa Harga Bawang Putih Naik dari Rp20.000 Jadi Rp50.000?
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah harga bahan pokok mulai merangkak naik di pasar-pasar tradisional. Di antaranya harga bawang putih yang harganya sudah naik.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan, sebenarnya permintaan bahan pokok di pasar-pasar saat ini belum terlalu tinggi. Tapi, berdasarkan pemantauannya, beberapa komoditas sejak dua pekan lalu sudah ada yang naik.

"Permintaan masih belum tinggi, namun harga sudah naik seperti, bawang putih, bawang merah, beberapa cabai, minyak goreng, ayam dan telur," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (20/4/2019).

Baca Juga: Harga Daging Ayam Naik Jadi Rp34.696/Kg

Menurutnya, potensi kenaikan harga akan meningkat pada Ramadan ini cukup tinggi. Namun seberapa besar, pihaknya tidak bisa memprediksi, karena dua tahun ini selalu terjadi anomali.

Apabila dilihat bawang putih saat ini sudah tembus di angka Rp50.000 per kilogram dari harga awal Rp20.000.

"Bawah putih itu produksi di Indonesia, hanya 10% sisanya impor. Jadi 90% impor bawang putih. Di mana yang impor itu saja mengalami kenaikan. Saya kira pemerintah kurang maksimal dalam antisipasi yang mengakibatkan harga masih tinggi," tutur dia.

Baca Juga: Mendag Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Bulan Puasa

Dia menambahkan, kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadan tersebut dipengaruhi oleh tiga hal. Seperti suplai dan demand, cuaca buruk dan distribusi.

"Kami menginginkan agar pemerintah mengawasi beberapa kenaikan bahan pokok seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, daging cabe yang setiap tahun naik," ungkap dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement