Bos ASDP: Kartini Buka Jalan Wanita untuk Berkarya

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 21 April 2019 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 21 320 2046132 bos-asdp-kartini-buka-jalan-wanita-untuk-berkarya-LLwhiRokQw.jpg

JAKARTA - Kartini identik dengan perjuangan emansipasi wanita di zaman kolonial. Sementara, di era milennial ini, Kartini-Kartini baru yang lahir di bumi di Indonesia adalah para perempuan yang menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan dan manfaat bagi sekitarnya.

Dalam kiprahnya sebagai agen perubahan tersebut, Kartini-Kartini modern juga tak melupakan perannya dalam memperjuangkan hak wanita untuk diberikan kesempatan yang sama demi memajukan bumi pertiwi. Peran ganda itulah yang semakin menguatkan mereka.

Hal ini juga yang ada dalam benak dari Direktur Uama PT ASDP Ferry Indonesia Ira Pusapadewi. Menurutnya, semangat Raden Ajeng Kartini hingga saat ini masih sangat terasa, hal tersebut terlihat dari beberapa wanita yang mulai memegang peranan penting di seluruh industri.

Ira menilai, sosok Kartini seperti menjadi idola bagi seluruh wanita Indonesia. Menurutnya, berkat sosok Kartini membuat wanita-wanita Indonesia hingga saat ini bisa bebas berkarir. Karena tanpa sosok Kartini, dirinya meyakini jika para wanita Indonesia hanya berdiam diri di dapur.

"Kartini adalah sosok yang luar biasa. Dalam hal itu, beliau sangat menginspirasi bahwa seberapa pun batasanya, selalu ada jalan untuk berkarya,"ujarnya saat dihubungi Okezone, Minggu (21/4/2019).

Ira menganggap sosok Kartini merupakan simbol dari kebebasan dalam berkespresi. Pasalnya, ketika itu, Kartini menjadi satu-satunya wanita yang mau berkembang lewat kebiasaanya untuk menulis dan membaca.

"Dengan seluruh pagar fisik dan budaya nya, beliau dapat mengeksperikan kebebasannya melalui membaca buku dan menulis surat-sesuatu yang tidak lazim bagi perempuan di zaman itu," jelasnya

Ira melanjutkan, lewat sosok Kartini pula saat ini banyak wanita Indonesia yang terinspirasi untuk bisa bermanfaat bagi orang lain.

Tak peduli jika harus mendapatkan pekerjaan yang tidak biasa bagi para wanita akan tetapi selagi itu bermanfaat pasti akan dijalani.

"Buat perempuan masa kini, yang tidak terhalang seperti Ibu Kartini berarti peluang untuk bermanfaat bagi masyarakat tentu lebih besar. 'The sky is the limit'," kata Ira

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini