nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Bersih BRI Naik 10,42% Jadi Rp8,20 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 17:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 24 278 2047569 laba-bersih-bri-naik-10-42-jadi-rp8-20-triliun-fH95Q7FcpE.jpg Laporan Kinerja Keuangan Bank BRI (Foto: Taufik)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melakukan paparan kinerja triwulan I-2019. Bank BRI meraih laba bersih konsolidasian sebesar Rp8,20 triliun hingga akhir kuartal I-2019 atau tumbuh 10,42% year on year (yoy).

"Untuk aset kita mencapai Rp1.279,86 triliun atau tumbuh 14,35% yoy," ujar Direktur Utama Bank BRI Suprajarto, di Kantor Pusat Bank BRI, Jakarta, Selasa (24/4/2019).

Suprajarto menjelaskan, pencapaian ini disokong oleh penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh double digit di atas rata rata industri perbankan nasional, serta perbaikan kualitas kredit bermasalah (NPL).

Baca Juga: Dukung Kejuaraan Trampolin, BRI Bakal Terbitkan Brizzi Edisi Khusus

Hingga akhir Maret 2019, penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp855,47 triliun atau tumbuh 12,91% dibanding penyaluran kredit pada akhir Maret 2018 yakni sebesar Rp 757,68 triliun.

"Apabila dirinci lebih lanjut, kredit mikro tumbuh 13,17% yoy, kredit konsumer tumbuh 9,63% yoy, kredit ritel dan menengah tumbuh 13,47% yoy serta kredit korporasi tumbuh 14,15% yoy," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bank BRI Sunarso menyatakan bahwa kredit mikro masih menjadi porsi terbesar penyaluran kredit BRI dengan sharing mencapai 33,21% dari seluruh portofolio pinjaman, angka ini naik dibandingkan dengan posisi Maret tahun lalu sebesar 33,13%.

Baca Juga: Transaksi Brizzi Mencapai Rp1,94 Triliun hingga Maret 2019

"Khusus untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), di tahun 2019 Bank BRI mendapatkan alokasi breakdown dari Pemerintah sebesar Rp 86,97 triliun. Hingga akhir Maret 2019, BRI berhasil menyalurkan Rp 25,32 triliun kepada lebih dari 1,2 juta debitur atau setara 29,11% dari total target yang telah ditetapkan," kata dia.

Dia menambahkan, kinerja segmen mikro BRI didorong oleh keberhasilan perseroan melakukan digitalisasi pada proses bisnis, salah satunya melalui aplikasi BRISPOT. Aplikasi ini merupakan sebuah terobosan digital Bank BRI untuk membuat proses kredit mikro lebih cepat, efisien, paperless dan digital base.

"Saat ini seluruh tenaga pemasar mikro BRI telah menggunakan BRISPOT dalam melakukan proses kredit, dan hal tersebut terbukti efektif karena proses kredit mikro di BRI menjadi lebih sangat cepat," ungkapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini