nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp790,5 Triliun Selama 3 Bulan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 29 April 2019 18:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 29 278 2049492 bank-mandiri-kucurkan-kredit-rp790-5-triliun-selama-3-bulan-Vw8ELoA1jD.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan penyaluran kredit mencapai Rp790,5 triliun pada kuartal I 2019 atau tumbuh 12,4% dari periode yang sama tahun lalu.

Penyaluran pada kredit produktif tercatat Rp522,6 triliun atau sebesar 76,3% dari portofolio kredit bank only. Di mana kredit modal kerja (bank only) sebesar Rp295,8 triliun atau tumbuh 7,0% (year on year/yoy) dan kredit investasi mencapai Rp226,7 triliun atau naik 13,6% yoy.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan, laju ekspansi perseroan itu ditopang oleh dua segmen utama, yakni Corporate dan Retail, terutama kredit mikro dan consumer.

 Baca Juga: Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp7,2 Triliun pada Kuartal I-2019

Pada akhir Maret 2019, pembiayaan segmen corporate mencapai Rp301,9 triliun atau tumbuh 17,9% yoy. Lalu segmen micro banking tumbuh 24,4% yoy menjadi Rp106,5 triliun dan kredit consumer tumbuh 9,2% yoy menjadi Rp87,2 triliun.

Pada kuartal I 2019, Mandiri menyalurkan kredit untuk infrastruktur sebesar Rp177,8 triliun. Kredit itu diberikan pada 7 sektor utama yakni transportasi sebesar Rp38,9 triliun, tenaga listrik sebesar Rp35,6 triliun, migas & energi terbarukan sebesar Rp27,4 triliun, konstruksi sebesar Rp20,5 triliun, jalan tol sebesar Rp17,7 triliun, telematika sebesar Rp16,8 triliun, perumahan rakyat & fasilitas kota sebesar Rp9,6 triliun.

"Sedangkan untuk infrastruktur lainnya sebesar Rp11,3 triliun," imbuhnya di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Januari-Maret 2019 mencapai Rp5,17 triliun atau sekitar 20% dari target tahun 2019. Adapun 51% dari nilai tersebut atau Rp2,64 triliun disalurkan pada sektor produksi, yakni pertanian, perikanan, industri pengolahan dan jasa produksi.

"Sejak pertama kali disalurkan hingga Maret 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp71,1 triliun kepada lebih dari 1,32 juta debitur di seluruh Indonesia," katanya.

 Baca Juga: Skenario Bank Mandiri Akuisisi Bank Permata

Seiring pertumbuhan kredit, Mandiri mencatatkan penurunan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) menjadi 2,68% dari posisi pada kuartal I 2018 sebesar 3,32%. Hal ini memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp2,8 triliun dari Rp3,8 triliun atau berhasil turun sebesar 28,1% yoy.

Meski demikian, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Mandiri hanya sebesar 3,9% yoy atau sebesar 516,5 triliun, yang berasal dari dana murah (CASA). Pertumbuhan ini bertumpu pada kenaikan tabungan sebesar Rp20,4 triliun menjadi Rp331,3 triliun dan giro sebesar Rp185,1 triliun.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini