nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selesai Dibangun, Rusun Mangkubumen Siap Dihuni Mahasiswa hingga PNS

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 29 April 2019 08:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 29 470 2049216 selesai-dibangun-rusun-mangkubumen-siap-dihuni-mahasiswa-hingga-pns-zZlqgX5an0.jpg Rusun Mangkubumen (Foto: PUPR)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan ketersediaan hunian layak melalui pembangunan hunian vertikal atau rumah susun (Rusun). Satu lagi rusun yang telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan yakni Rusun Mangkubumen, Surakarta, Provinsi Jawa Tengah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun di samping untuk MBR, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri. Salah satunya Rusun Mangkubumen di Surakarta yang telah selesai dibangun 2018. Rusunawa yang berada di tepi Kali Pepe itu menambah alternatif hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surakarta.

“Hal ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Baca Juga: Wapres Resmikan Rusunawa Mahasiswa, Menteri Basuki: Tinggal di Rusun Juga Nyaman

Pembangunannya dilakukan bersinergi dengan Pemkot Surakarta sebagai penyedia lahan sementara konstruksi dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan.

Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan pembangunan Rusun merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu MBR memiliki rumah layak huni.

“Program pembangunan Rusun tetap dilanjutkan bagi MBR, ASN yang bertugas di perbatasan, mahasiswa dan santri,” kata Khalawi.

Rusun Mangkubumen dibangun setinggi lima lantai dengan 77 unit kamar tipe 36. Dari total unit tersebut sebanyak dua unit diperuntukkan khusus untuk difabel dan sisanya 75 unit standar. Setiap unitnya terdapat ruang dapur, toilet, kamar tidur utama, dan kamar anak.

Baca Juga: 5 Rusunawa dan 50 Unit Rusus di Jawa Tengah Diresmikan

Rusun juga telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, drainase, dan setiap unitnya tersedia meubelair, yakni lemari, tempat tidur, meja, dan kursi. Anggaran untuk pembangunan rusun ini berasal dari dana APBN sebesar Rp22,6 miliar oleh kontraktor Erdea Riyah, KSO.

Pada tahun 2015 – 2018, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan telah membangun Rusun sejumlah 728 tower dengan total 44.893 unit. Untuk tahun 2019 ditargetkan pembangunan sejumlah 137 tower atau 6.873 unit, sehingga total rumah susun yang terbangun pada tahun 2015 – 2019 sejumlah 865 tower atau 51.766 unit.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini