Share

Ramayana Raup Laba Bersih Rp77,5 Miliar, Meroket 428%

Kamis 02 Mei 2019 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 02 278 2050579 ramayana-raup-laba-bersih-rp77-5-miliar-meroket-428-0yOUUQqnQF.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan laba bersih pada tiga bulan pertama tahun ini meningkat sebesar 428,2% menjadi Rp77,5 miliar dibandingkan tiga bulan pertama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp14,7 miliar. Adapun margin laba bersih mencapai 5,0% dari total penjualan bersih tiga bulan pertama tahun 2019.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Kamis (2/5/2019).

Disebutkan, pertumbuhan laba ditopang oleh penjualan sebesar Rp1, 543 triliun. Capaian itu mencerminkan 17,5% dari target tahun 2019 yang sebesar Rp8,847 triliun. Dengan kata lain, mengalami pertumbuhan sebesar 1,6% dibandingkan penjualan periode yang sama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp1,52 triliun.

Baca Juga: Ramayana Kejar Penjualan Rp8,3 Triliun hingga Akhir Tahun

Sedangkan laba kotor untuk periode tiga bulan pertama tahun 2019 adalah Rp436,5 miliar, atau lebih tinggi dibandingkan laba kotor tahun 2018 lalu yang tercatat sebesar Rp415,6 miliar. Dengan demikian, laba kotor tersebut naik sebesar Rp20,9 miliar atau 5,0% lebih tinggi.

Kenaikan laba kotor tersebut disebabkan karena persentase margin kotor di tiga bulan pertama 2019 yang mencapai 28,3%, sedangkan persentase margin kotor di periode yang sama tahun 2018 tercatat sebesar 27,3%.

Sementara itu, pada tiga bulan pertama tahun 2019, perseroan berhasil menekan jumlah biaya operasional sebesar 1,1% menjadi Rp420,8 miliar dari Rp425,4 miliar pada tiga bulan pertama tahun 2018. Selain itu, laba operasi yang dicapai adalah Rp15,7 miliar, atau mencerminkan margin laba operasi sebesar 1,0% di tiga bulan pertama tahun 2019.

Baca Juga: Efek Ritel Online, Penjualan Ramayana Turun Tipis Jadi Rp8,1 Triliun

Jumlah ini, jauh lebih tinggi dari kerugian operasi pada periode yang sama di tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp9,8 miliar atau -0,6% dari total penjualan.

Disisi lain, perseroan juga mencatatkan pendapatan lain-lain yang cukup besar di tiga bulan pertama 2019, terutama di pendapatan bunga sebesar Rp33,6 miliar, pendapatan dari penjualan saham treasuri sebesar Rp17,2 miliar, dan pendapatan dari klaim asuransi untuk toko Palu yang sebelumnya tercatat sebesar Rp11,7 miliar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini