“Salah satu kuncinya adalah meningkatkan daya saing,” kata Soetrisno menambahkan.

Soetrisno optimistis Indonesia akan maju jika ditopang ekonomi yang tangguh dan punya daya saing ekonomi global. Dengan demikian, neraca perdagangan akan surplus, nilai tukar rupiah stabil dan makro ekonomi tetap tumbuh secara berkelanjutan. Pesantren berpotensi punya andil untuk itu.
Dengan jumlah pesantren yang mencapai sekitar 22 ribu dan santrinya sekitar 4 juta orang menjadi modal penting untuk mewujudkan daya saing industri dan ekonomi nasional yang tangguh. Oleh karena itu, pesantren menjadi penting dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional. Terlebih dalam hal mencetak santri dengan keterampilan yang berkualitas, tenaga profesional yang berkarakter, berakhlak baik dan punya kompetensi.
“Juga mampu menjadikan Garut sebagai pusat keunggulan ekonomi lokal yang mampu mengolah komoditas potensial di sekitar pesantren agar mempunyai nilai tambah,” demikian Soetrisno.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.