nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tambah Modal, Urban Jakarta Terbitkan 28,46 Juta Saham Baru

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 07 Mei 2019 10:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 07 278 2052440 tambah-modal-urban-jakarta-terbitkan-28-46-juta-saham-baru-Xt9BPkw1wM.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTAPT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) atau private placement. Penambahan modal ini akan di gunakan untuk pengembangan usaha perseroan.

Direktur Urban Jakarta Propertindo, Tri Rachman Batara menyatakan, perseroan melaksanakan PMT-HMETD melalui penerbitan 28,462 juta lem bar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan dengan harga pelaksanaan Rp2.320 per saham sebagai keseluruhan saham yang dikeluarkan dari portepel perseroan dalam PMTHMETD. “Pelaksanaan PMT-HMETD tersebut berlangsung pada 23 April 2019 yang lalu kepada Ibukota Development Ltd (IDL) sesuai perjanjian pinjaman konversi kedua antara URBN dengan IDL tanggal 17 September 2018,” kata Batara dalam keterangan rilisnya di Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Urban Propertindo Siapkan Belanja Modal Rp800 Miliar

Dengan pelaksanaan private placement ini, maka jumlah kepemilikan Ibukota Development atas URBN meningkat dari sebelumnya 8,81% menjadi 9,61% atas jumlah total saham URBN 3,23 miliar lembar saham. PMTHMETD ini juga sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang diselenggarakan pada 5 April 2019. “Peningkatan kepemilikan IDL tersebut mencerminkan apresiasi atas kinerja perseroan sekaligus menunjukkan minat tinggi pemodal asing kepada Urban Jakarta. Saat ini kami tengah dalam pembicaraan serius dengan beberapa private equity asing yang ingin memasukkan modal dan terlibat dalam per tumbuhan perseroan,” ujar Batara.

ihsg

Sebagai informasi, saham URBN ditutup dengan harga Rp2.360 pada perdagangan Jumat (3/5) atau naik 96% dari harga perdananya saat listing di Bursa Efek Indonesia pada 10 Desember 2018 lalu. Saat ini kaitalisasi pasar URBN adalah sekitar Rp7,63 triliun. Perseroan telah membangun sejumlah wilayah perkantoran, pusat perbelanjaan, dan area apartemen yang terintegrasi langsung dengan transportasi massal.

(Heru Febrianto)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini