nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS Berlakukan Tarif Impor, China: Negosiasi Dagang Tidak Gagal

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 10:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 13 20 2054913 as-berlakukan-tarif-impor-china-negosiasi-dagang-tidak-gagal-9JwljISAnB.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

BEIJING - China dan Amerika Serikat (AS) sepakat menggelar lebih banyak perundingan dagang di Beijing. Wakil Perdana Menteri (PM) China Liu He menjelaskan itu kemarin.

Dia menambahkan, Presiden AS Donald Trump memerintahkan kepala perdagangannya memulai proses menerapkan tarif di semua barang impor dari China. Liu menyuarakan optimisme mencapai kesepakatan, tapi ada isu-isu prinsip yang China tidak bisa mundur.

”Negosiasi tidak gagal,” ungkap Liu yang menjadi kepala negosiator dalam perundingan dagang dengan AS. ”Cukup bertentangan, saya pikir kemunduran kecil itu normal dan tak dapat dielakkan selama negosiasi kedua negara. Melihat ke depan, kami masih optimistik dengan hati-hati,” tutur Liu.

 Baca Juga: Waspadai Dampak Memanasnya Perang Dagang AS-China

Optimisme Liu itu ditepis oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang menjelaskan tidak ada perundingan lagi dengan China yang direncanakan sekarang.

Trump menulis di Twitter bahwa dia pikir China merasa dipukuli sangat keras dalam negosiasi terbaru sehingga mereka mungkin lebih baik menunggu pemilu presiden 2020 untuk melihat apakah mereka mendapat keberuntungan dan Demokrat menang sehingga mereka bisa terus mengambil dari AS USD500 miliar per tahun.

”Satu-satunya masalah ialah mereka tahu saya akan menang. Dan kesepakatan akan menjadi jauh lebih buruk bagi mereka jika itu dinegosiasikan pada periode kedua saya. Akan bagus bagi mereka untuk bertindak sekarang, tapi suka mengumpulkan Tarif Besar!” tweet Trump.

AS melancarkan perang tarif terhadap China pada Jumat (10/5), dengan menaikkan tarif untuk produk China senilai USD200 miliar di tengah perundingan putaran akhir untuk menyelamatkan kesepakatan dagang.

 Baca Juga: Kapan Perang Dagang AS-China Berakhir?

Trump telah menunda tarif saat negosiasi antara Washington dan Beijing berlangsung. Pada Jumat (10/5), Trump mengeluarkan perintah menaikkan tarif dengan menyatakan China menggagalkan kesepakatan karena mengingkari komitmen sebelumnya selama beberapa bulan negosiasi. China menentang keras kenaikan tarif terbaru oleh AS.

”Sekarang, kedua pihak telah mencapai pemahaman dalam banyak hal, tapi bicara jujur, ada juga perbedaan. Kami pikir perbedaan itu isu prinsip yang penting. Kami jelas tak dapat membuat konsesi atas isu-isu prinsip itu,” kata Liu.

Liu menjelaskan, perundingan akan berlanjut di Beijing, tapi dia tak memberikan rincian lebih lanjut. Karena dianggap kurang ada kemajuan dalam perundingan, Trump memerintahkan menaikkan tarif.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini