Masterplan Ekonomi Syariah Lahirkan Bank Syariah Terbesar di RI

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 14 320 2055591 masterplan-ekonomi-syariah-lahirkan-bank-syariah-terbesar-di-ri-6KSZ0typdS.jpeg Pemerintah Luncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024 (Foto: Okezone/Feby)

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024. Dengan peta jalan ini diharapkan ada satu bank syariah yang masuk dalam 10 bank terbesar Indonesia.

"Kita akan bentuk satu bank syariah untuk masuk dalam 10 aset bank terbesar. Selain itu ada juga perusahaan syariah, kemudian munculkan skema jaminan sosial untuk syariah," ujar Direktur Eksekutif KNKS Ventje Rahardjo, di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (14/3/2019).

Sementara itu, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menambahkan, maksud dari bank syariah dengan skala besar adalah bank seluruhnya melayani keuangan syariah. Di mana ke depan, bank syariah tidak sekedar menyalurkan keuangan saja, tapi seluruhnya terintegrasi.

"Jadi jelas siapa yang membutuhkan dan bank syariah ini bukan hanya sekedar keliling ke perusahaan apa saja untuk menyalurkan pembiayaan. Kita ingin bank syariah besar terhubungan dengan industri halalnya," ujarnya.

Baca Juga: Bank Syariah BUMN Bentuk Fintech Syariah

Bambang yang merupakan Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) 2019-2024 mengatakan, MEKSI merekomendasikan empat langkah dan strategi utama, yaitu pertama penguatan halal value chain dengan fokus pada sektor yang dinilai potensial dan berdaya saing tinggi, kedua penguatan sektor keuangan syariah dengan rencana induk yang sudah dituangkan dalam Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (MAKSI) sebelumnya dan disempurnakan ke dalam rencana induk ini.

Kemudian, ketiga penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama halal value chain, serta keempat penguatan di bidang ekonomi digital utamanya perdagangan (e-commerce, market place) dan keuangan (teknologi finansial) sehingga dapat mendorong dan mengakselerasi pencapaian strategi lainnya.

Baca Juga: Melihat Potensi Keuangan Syariah Berbasis Digital

Untuk menjalankan keempat strategi tersebut, MEKSI 2019-2024 menjabarkan beberapa strategi dasar yang harus dilakukan, yaitu peningkatan kesadaran publik, peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, penguatan kapasitas riset dan pengembangan (R&D), serta penguatan fatwa, regulasi dan tata kelola. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini