nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Industri Minta Kenaikan Tarif Cukai Rokok Konservatif dan Adil

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 12:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 17 20 2056894 industri-minta-kenaikan-tarif-cukai-rokok-konservatif-dan-adil-fkfZrbz4hK.jpg Rokok (Ilustrasi: Reuters)

JAKARTA - Kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi tarif cukai bagi industri tembakau dianggap kurang memenuhi rasa keadilan bagi industri-industri rokok dengan skala menengah-kecil.

Kebijakan simplifikasi tersebut dikhawatirkan berdampak negatif terhadap keberadaan industri tembakau skala menengah-kecil. Ketua Gabungan Pengusaha Rokok wilayah Surabaya Sulami Bahar menilai, simplifikasi tarif cukai bagi industri tembakau harus dilihat secara utuh.

Baca Juga: Perusahaan Rokok Asing Bakal Bayar Tarif Cukai Tertinggi

”Kami menilai ada sejumlah dampak negatif jika kebijakan simplifikasi tersebut diterapkan,” katanya. Menurut Sulami, industri skala kecil akan menjadi korban dari kebijakan tersebut.

Selain itu, peredaran rokok ilegal akan semakin marak dan sulit dikendalikan. Dampak negatif lainnya yakni hasil para petani kurang terserap secara maksimal. ”Pada dasarnya, kami kurang setuju jika kebijakan tersebut diterapkan saat ini.

Kalaupun harus naik, kenaikan tarif tersebut harus konservatif dan adil,” kata Sulami. Untuk diketahui, ungkap Sulami, jika simplifikasi diterapkan, maka akan ada pengurangan sejumlah industri rokok skala kecil.

rokok

”Saat ini ada 10 layer, ini sangat ideal diberlakukan di Indonesia, mengingat beragamnya jenis industri rokok, ada yang skala kecil, menengah, dan besar. Apalagi di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 156/ PMK.010/2018, simplifikasi dihapus,” katanya.

Karena itu, Sulami meminta pemerintah mempertimbangkan kembali simplifikasi tarif tersebut. Sulami juga tidak setuju dengan adanya penggabungan Sigaret Putih Mesin (SPM) dengan Sigaret Keretek Mesin (SKM) golongan kecil. Jika itu digabungkan, yang menjadi korban dari simplifikasi tarif tersebut SKM golongan kecil.

(Sudarsono)

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini