Inalum Bangun Pabrik Pemurnian di Kalimantan Barat

Sabtu 18 Mei 2019 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 18 320 2057350 inalum-bangun-pabrik-pemurnian-di-kalimantan-barat-mAMiSAUKiK.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Inalum saat ini tengah membangun pabrik pemurnian alumina di Mempawah , Kalimantan Barat yang telah dilakukan pencanangan proyeknya oleh meteri BUMN Rini Soemarno pada 4 April 2019 lalu.

Executive Advisor PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Oggy A Kosasih mengatakan, pembangunan pabrik pemurnian alumina tersebut sangat berpotensi mampu menghemat biaya bahan baku Inalum sebesar USD200 juta.

Serta juga mengurangi ekspor mineral mentah sekaligus ketergantungan impor untuk sumber bahan baku dalam produksi alumunium.

Baca Juga: Inalum Jajaki Kerjasama Perusahaan Material Baterai Asal China Terbesar di Dunia

Dalam pembangunannya Inalum menjalin kerjasama dengan PT Antam Tbk yang dituangkan dalam pengambilalihan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) sebagai perusahaan yang ditugaskan untuk membangun pabrik pemurnian alumina tersebut.

Ia mengatakan pembangunan pabrik pemurnian alumina tersebut memiliki beberapa manfaat, seperti mensubsitusi impor alumina yang selama ini dilakukan Inalum menjadi produk alumina dalam negeri dan mengkapitalisasi nilai cadangan bauksit PT Antam Tbk.

"Kemudian membangun mata rantai industri hulu ke hilir yang terintegrasi dari bauksit menjadi alumina dan menjadi alumunium serta diharapkan mampu meningkatkan perekonomian daerah setempat tempat pabrik pemurnian alumina dibangun," katanya dilansir dari Antaranews, Sabtu (18/5/2019).

inalum

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan sejak perubahan status menjadi BUMN pada 19 Desember 2013, banyak penyesuaian dan perubahan yang terjadi di perusahaan tersebut. Dengan status Inalum sebagai BUMN, perusahaan tersebut dituntut untuk terus berkomitmen dalam membangun negeri terlebih setelah ditunjuk sebagai induk holding industri pertambangan.

PT Inalum telah menjadi induk holding industri pertambangan sejak 27 November 2018 dan berhasil mengambil alih 51,23% saham PT Freeport Indonesia pada 21 Desember 2018 lalu. Sehingga wilayah operasi Inalum menjadi tidak hanya berada di Kuala Tanjung dan Paritohan Sumatera Utara, namun meluas hingga ke pelosok negeri yang melingkupi wilayah operasi PT Antam Tbk di Pomala Sulawesi Tenggara, Halmahera Timur Maluku, Pongkor Jawa Barat dan Sanggau Kalimantan Barat.

Wilayah operasi PT Bukit Asam Tbk, di Tanjung Enim Sumatera Selatan, Wilayah operasi Timah Tbk di Pulau Kundur, Karimun, Singkep, Bangka Belitung, Banjarmasin, dan Cilegon serta wilayah operasi PT Freeport Indonesia di Tembagapura Papua.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini