Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Berpotensi Bangkit Jelang Pengumuman Hasil Pemilu

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 20 Mei 2019 |08:56 WIB
IHSG Berpotensi Bangkit Jelang Pengumuman Hasil Pemilu
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

Namun, bagi investor reksa da na, si - tuasi ini bisa menjadi kesempatan baik untuk kembali memeriksa kembali portofolionya demi menentukan aset alokasi dan fund strategy yang tepat dalam pemilihan produk-produk reksa dana sesuai dengan karakteristik dan tujuan investasi investor.

“Bagi investor yang memiliki keterbatasan waktu dan informasi, pendampingan dari ahli sangat berperan untuk membantu kebutuhan di atas,” ungkap dia. Berdasarkan analisis dari Jagartha Advisors, momentum ini pada dasarnya bisa disikapi investor sesuai dengan profil risikonya.

Iwan menyatakan, target kinerja indeks sampai dengan akhir tahun masih atraktif sehingga penurunan pasar saat ini bisa dijadikan momen baik untuk melakukan pembelian secara bertahap.

IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini

“Bagi yang profil risikonya tinggi, momen ini justru perlu dimanfaatkan oleh investor untuk menambah kepemilikan reksa dana (dollar cost averaging). Namun, untuk investor konservatif dan cenderung menghindari risiko, opsi yang bisa dilakukan saat ini adalah melakukan penyesuaian portofolio dengan memberikan bobot lebih besar pada reksa dana pasar uang, dengan pilihan fund yang memiliki kinerja di atas 6% untuk periode satu tahun terakhir,” kata dia.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menuturkan, faktor yang membuat IHSG melemah sepekan terakhir di antaranya ketidakpastian global dan domestik berimplikasi pada peningkatan aksi jual bersih investor asing.

“Investor menghindari risiko dengan melakukan flight to quality ke aset yang aman salah satunya beli yen Jepang dan dolar AS. Yen menguat 0,3% dan dolar indeks naik 0,52%,” ujar Bhima.

Selain itu, pada kuartal II/2019 merupakan musim bagi-bagi dividen perusahaan domestik sehingga secara musiman investor asing yang mendapat dividen akan mentransfer dalam bentuk dolar dan dikirim ke negara asalnya. “Aliran modal keluar karena pembagian dividen turut melemahkan rupiah,” katanya.

(Kunthi Fahmar Sandy)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement