Kebutuhan Uang di Jabar Capai Rp24,3 Triliun

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 320 2058787 kebutuhan-uang-di-jabar-capai-rp24-3-triliun-H6skMFl50G.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

BANDUNG – Kebutuhan uang di Jawa Barat (Jabar) Selama Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini diperkirakan mencapai Rp24,39 triliun. Permintaan uang tertinggi masih di didominasi wilayah Bandung Raya.

Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Pindah ke Angkutan Darat dan Laut

Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Barat Doni P Joewono mengatakan, kebutuhan uang tiga Kantor BI di Jawa Barat (kecuali Bogor, Depok, Bekasi) diperkirakan mencapai Rp24,39 triliun. Permintaan untuk BI Jabar diperkirakan Rp13,73 triliun, BI Cirebon Rp7,25 triliun, dan BI Tasikmalaya Rp3,41 triliun. “Untuk BI Jabar, kebutuhan uang pada bulan Ramadan selalu meningkat setiap tahunnya. Pada 2017 kebutuhan uang mencapai Rp11,48 triliun. Kemudian pada 2018 naik menjadi Rp12,61 triliun. Tahun ini diprediksi menjadi Rp13,74 triliun,” kata Doni pada launching pelayanan penukaran uang di Monumen Per juangan (Monju) Jawa Barat, Kota Bandung, kemarin.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

Permintaan di BI Bandung diprediksi meningkat 8,82% dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya. Permintaan uang pecahan besar Rp50.000 dan Rp100.000 biasanya akan meningkat dengan pesat pada minggu ketiga Ramadan. Kendati demikian, Doni memastikan, persediaan uang di BI Provinsi Jawa Barat mencukupi. Dia menyebut BI menyesuaikan Rp16,91 triliun atau 123,16% dari perkiraan permintaan uang Ramadan 2019 sebesar Rp13,74 triliun. Untuk memastikan kebutuhan uang baru bagi masyarakat, BI melaksanakan “Mobil Layanan Penukaran Uang Terpadu”. Layanan tersebut bekerja sama dengan 13 bank umum, yaitu BRI, BRI Syariah, Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BJB, BJB Syariah, BNI, BNI Syariah, BTN, BCA, Bank DKI, MayBank, dan Bank Muamalat.

Di Kota Bandung jadwal penukaran uang dilakukan di Monumen Perjuangan pada 21 hingga 23 Mei 2019, Alun-alun Ujungberung 22 hingga 23 Mei 2019, halaman Balai Kota Bandung pada 27 hingga 29 Mei 2019, dan area di Jalan Soekarno Kota Bandung pada 27 hingga 29 Mei 2019.

(Arif Budianto)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini