Share

Pusat Perbelanjaan Sarinah Ditutup, Aprindo: Tak Ada Omzet Lebih Baik daripada Beroperasi

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 320 2059099 pusat-perbelanjaan-sarinah-ditutup-aprindo-tak-ada-omzet-lebih-baik-daripada-beroperasi-HDJlo6FYvA.jpeg Foto: Okezone

JAKARTA - Pusat perbelanjaan yang dikelola PT Sarinah (Persero), hari ini ditutup, karena adanya aksi demo 22 Mei yang dilakukan di depan Gedung Bawaslu Jakarta. Di mana lokasi itu sangat dekat dengan lokasi Sarinah.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mande mengatakan, dengan adanya hal tersebut akan mengurangi omzet. Pasalnya tidak ada transaksi jual-beli di Sarinah.

"Ya tentunya, dengan ditutupnya sementara ini akan ada pengurangan omzet, karena tidak ada transaksi, tapi ini keputusan yang baik daripada tokonya tetap beroperasi," ujarnya kepada Okezone, Rabu (22/5/2019).

Dia menuturkan, pihaknya berharap masalah seperti cepat selesai atau berlalu. Pasalnya hal seperti ini bisa menjadi suatu pembelajaran evaluasi dan bagian peningkatan semuanya.

"Kami berharap aksi demo bisa berjalan kondusif, silaturahmi berjalan baik dan persatuan terjaga untuk berupaya yang kita kerja kan untuk kemajuan ekonomi," tutur dia.

Sebelumnya, aksi demo 22 Mei yang dilakukan di depan Gedung Bawaslu membuat pusat perbelanjaan yang dikelola PT Sarinah (Persero) ditutup pada hari ini.

Dirut PT Sarinah GNP Sugiarta Yasa mengatakan, manajemen memutuskan untuk tidak beroperasi sampai situasi keamanan kondusif.

"Kami memutuskan tanggal 21 Mei sore dan 22 Mei 2019 departement store Sarinah tidak beroperasi atau tutup," ujarnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini