nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Capex USD5 Juta, Surya Esa Perkasa Fokus Bisnis Penjualan Elpiji

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 13:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 25 278 2060240 capex-usd5-juta-surya-esa-perkasa-fokus-bisnis-penjualan-elpiji-2F3O8tiYf8.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Emiten migas, PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) akan tetap fokus pada bisnis penjualan elpiji dan amonia tahun ini. Demikian diungkapkan Direktur Utama ESSA Garibaldi Thohir.

Terlebih, ESSA mulai Juli tahun lalu mengoperasikan pabrik amonia di di Luwuk, Sulawesi Tengah. Mereka mengucurkan dana sebesar USD800 juta untuk membangun pabrik tersebut.

Untuk diketahui, ESSA memproduksi dan menjual amonia, melalui PT Panca Amara Utama mereka mengoperasikan pabrik amonia.

"Iya, tapi kita pastikan dulu segala sesuatunya agar berjalan dengan baik," Boy Thohir sapaan akrabnya dalam keteranganya, Sabtu (25/5/2019).

 Baca Juga: Indeks Saham, Apa Manfaatnya?

Hingga kuartal I, ESSA sudah memproduksi sebanyak 200.000 metrik ton amonia. Perseroan pun menjual amonia itu ke Jepang dan Korea, serta jajaki pasar baru ke Taiwan dan China.

"Kita bakal terus ekspansi elpiji ataupun amonia," ucap dia.

Selain produksi Amonia, perseroan kuartal I tahun ini juga memproduksi LPG sebanyak 18.000 mt di pabriknya yang berkapasitas 66.000 metrik ton.

 Baca Juga: Right Issue, Surya Esa Perkasa Lepas Saham ke Boy Thohir hingga TP Rachmat

Pada tahun ini, tambah Boy Thohir, perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD5 juta yang digunakan salah satunya untuk pemeliharaan mesin. Sumber dana berasal dari internal perusahaan.

Pendapatan perseroan sepanjang tahun lalu tercatat USD148,04 juta dengan laba bersih USD41,41 juta.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini