JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkeinginan agar transaksi di Gerbang Tol menggunakan multi lane free flow (MLFF) atau nir sentuh. Dengan metode ini, diharapkan kemacetan yang selama ini terjadi di Gerbang Tol tidak lagi terlihat.
Sekedar informasi, MLFF atau nirsentuh adalah sistem di mana pengguna tol tidak harus menghentikan kendaraannya untuk membayar akses tol. Namun, di dalam kendaraan telah terdapat mekanisme sehingga sistem bisa mengenali kendaraan yang melewati jalan tol sehingga beban tarif juga akan ditanggung pengguna tol.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, penggunaan nir sentuh ini ditargetkan sudah bisa digunakan pada 2020 mendatang. Nantinya, teknologi NIR ini akan berlaku disemua ruas jalan tol.
"Dengan penggunaan MLFF, manfaatnya sangat besar karena bisa menghilangkan waktu antrean menjadi nol detik. Manfaat lain adalah efisiensi biaya operasi dan meminimalkan bahan bakar kendaraan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (30/5/2019).
Saat ini, Pemerintah dan Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan menyepakati 12 belas program sinergi untuk mendorong inovasi dan memperluas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah yang difokuskan dalam tiga area yakni Bantuan Sosial, Transaksi Pemerintah Daerah dan Transportasi.