JAKARTA - Upaya Pertamina menerapkan kebijakan uang kembali (cashback) sebesar 30% bagi pemudik yang membeli bahan bakar minyak nonsubsidi di 148 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menggunakan kartu debet bank atau kartu kredit pada jalur tol Jawa dan Sumatera, dinilai positif terutama dalam meningkatkan keamanan pengendara saat mudik.
Menurut Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sularsi di Jakarta, Kamis, kebijakan "cashback" bisa mendorong pemudik untuk melakukan pembayaran non tunai dan pada akhirnya dapat meningkatkan keamanan saat mudik.
"Pembayaran non tunai akan memberikan kemudahan bagi masyarakat selama menempuh perjalanan mudik lebaran. Selain itu, sistem pembayaran tersebut juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik, karena selama perjalanan tak perlu lagi membawa uang tunai," ujarnya, seperti dilansir dari Antaranews, Sabtu (1/6/2019).
Guna kelancaran pembayaran non tunai tersebut, Sularsi berharap agar pihak penyenggara, khususnya perbankan lebih mempersiapkan infrastruktur jaringan komunikasi. Hal ini, tambahnya, penting agar memperlancar transaksi di setiap SPBU, sehingga masyarakat khususnya pemudik tak menemui kendala atas layanan tersebut.
"Sedangkan untuk para konsumen, mereka juga harus mempersiapkan diri dengan memastikan tersedianya saldo pada kartu transaksi," ujar Sularsi.