H-2 Lebaran, Arus Mudik di Pelabuhan Merak Masih Terkendali

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 03 Juni 2019 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 03 320 2063311 h-2-lebaran-arus-mudik-di-pelabuhan-merak-masih-terkendali-xw1frVRXYv.jpeg Foto: Dokumentasi Kementerian Perhubungan

MERAK - Memasuki H-2 Lebaran, kondisi arus mudik lebaran di Pelabuhan Merak masih relatif aman. Padahal pada hari ini, diperkirakan akan menjadi puncak arus mudik lebaran di Pelabuhan Merak.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan, memang ada sedikit peningkatan penumpang. Namun kondisinya masih relatif normal dan belum terlalu ekstrim seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Peningkatan memang terjadi di banding hari-hari normal, tapi kita sangat mensyukuri hingga saat ini tidak ada puncak yang ekstrem yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dengan demikian, kapasitas yang tersedia di lintasan Merak-Bakauheni ini relatif dalam situasi yang terkendali,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (3/6/2019).

Djoko mengatakan peningkatan penumpang baik perorangan maupun kendaraan memang sesuai dengan prediksi. Wajar saja, sebab hari ini masyarakat ingin segera berada di kampung halamannya agar bisa berlebaran di kampung halaman.

"Memang ada antrian. Namun hal tersebut tentu biasa karena ini adalah hari-hari dimana seluruh orang ingin segera pulang kampung untuk berlebaran dan liburan," jelasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, hingga malam tadi, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menyebrang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.

Tercatat 556.727 orang pemudik atau sudah 69,4% dari total 803 ribu orang pada periode mudik tahun lalu, yang telah menyeberang dari Jawa menuju Sumatera sejak H-7.

Kemudian diikuti 52.291 unit atau sudah 68% dari total 76.959 kendaraan roda dua, dan 68.599 unit kendaraan roda empat keatas/lebih atau sudah 72% dari total 95.380 unit pada periode mudik tahun lalu.

“Ya intinya ada peningkatan dan sudah sekitar 60% dari prediksi yang kita lakukan yang sudah menyeberang, terap masih ada saudara kita yang akan menyeberang sampai satu syawal atau hari rabu mendatang, jadi masih ada 40% yang harus kita fasilitasi,” ujar Djoko

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini