nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skema Contra Flow hingga One Way Jadi Pilihan Perlancar Arus Balik

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 07 Juni 2019 15:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 07 320 2064262 skema-contra-flow-hingga-one-way-jadi-pilihan-perlancar-arus-balik-SEiWhUqply.jpg Foto: Penerapan Sistem Satu Arah di Tol Cipali (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memilih menggunakan skema contra flow hingga one way untuk memperlancar arus balik yang dimulai pada hari ini. Kedua skema tersebut dinilai cukup ampuh untuk mengurai kemacetan.

“Begitu ada kemacetan lebih dari 3 kilometer (Km) itu langsung contra flow 1 jalur, jika masih macet lagi akan menggunakan 2 jalur contra flow, jika masih macet lagi maka akan diberlakukan satu arah (one way). Hari ini yang menuju Bogor terjadi demikian saya pikir ini dinamika seperti pada saat H-7 juga seperti ini tapi dalam waktu 30 menit itu selesai,” ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dilansir dari Setkab, Jakarta, Jumat (7/6/2019).

Masih terkait rekayasa lalu lintas, Menhub mengaku pihaknya bersama Korlantas Polri masih memilih skema contra flow dan one way di ruas tol sebagai strategi mengantisipasi kemacetan pada masa arus balik beberapa hari lagi.

Baca Juga: Arus Mudik, BUJT Diminta Menambah Gardu Tol hingga Menyiagakan Petugas Transaksi

“Kita tetap konsisten melakukan one way 3 hari pada tanggal 7, 8, dan 9 Juni 2018 dan sampai KM 70 Tol Cikampek, dari KM 70 ke KM 29 ada satu 1 atau 2 contra flow itu kita lakukan, jadi kendaraan yang dari Jakarta ke Bandung masih tetap bisa lewat. One way dari brebes KM 263, KM 263 sampai KM 70, KM 70 sampai KM 29 contra flow, rencana dari pukul 12.00 WIB siang sampai pukul 24.00 WIB. Ini masih bisa berubah itu nanti tanyakan ke Korlantas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menhub juga mengimbau agar pemudik tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat berhenti kecuali dalam kondisi darurat. Pemudik yang ingin beristirahat, Menhub mengimbau agar dapat memilih alternatif tempat istirahat yang lain, keluar dari tol dan singgah beristirahat di kota-kota yang dilalui.

Pantau Arus Mudik dan Balik Lebaran lewat CCTV

Hal ini disampaikan Menhub untuk menghindari kemacetan lalu lintas di dalam ruas tol akibat penumpukan kendaraan di dalam rest area.

Baca Juga: Terbangkan Balon Udara Serampangan Bisa Didenda Rp500 Juta dan Penjara 2 Tahun

Pada kesempatan itu, Menhub juga kembali mengimbau masyarakat yang akan menggunakan angkutan bus agar memilih bus yang telah lulus uji kelaikan. Terkait hal tersebut, Menhub tegas meminta kepada Kepolisian untuk menindak langsung bus yang tidak laik jalan namun tetap beroperasi.

“Penumpang kalau lihat bus mesti ada stiker (lulus) ramp check-nya kalau tidak ada saya minta tolong kepada Polisi ditilang saja jangan boleh jalan,” tegas Menhub Budi.

Selain itu, Menhub juga mengimbau kepada Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Kepolisian di daerah untuk mengawasi jalur-jalur perlintasan yang bisa dilalui bus. Ia juga mengingatkan jangan sampai jalur yang bukan diperuntukkan bus dipaksakan dilewati bus karena bisa mengakibatkan kecelakaan.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini