Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasang Harga Rp175/Saham, Bali United Bidik Pendapatan Rp230 Miliar

Pasang Harga Rp175/Saham, Bali United Bidik Pendapatan Rp230 Miliar
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA – Sempat menunda rencana penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO), PT Bali Bintang Sejahtera atau Bali United memastikan akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai libur Lebaran. Perseroan yang merupakan klub sepak bola ini menawarkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp175 per saham.

Dilansir dari Harian Neraca, Senin (10/6/2019), harga penawaran umum Bali United berada pada batas atas yang ditetapkan, setelah mengalami perubahan dua kali. Pertama, dalam perencanaan, Bali United akan menawarkan harga Rp100-Rp150 per saham. Kemudian, rentang penawaran tersebut naik dari Rp155-Rp175 per saham. Kini harga penawaran saham perusahaan pemilik klub sepak bola profesional Liga 1 Indonesia Bali United mencapai batas paling atas yang ditetapkan.

Baca Juga: IPO, Indonesian Tobacco Incar Dana Rp63 Miliar

Perseroan menyebutkan, masa penawaran umum dilakukan pada 10-12 Juni 2019, tanggal penjatahan pada 13 Juni 2019. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia bakal dilakukan pada 17 Juni 2019. Jumlah saham yang ditawarkan oleh Bali United sebanyak 2 miliar atau 33,33% dari modal disetorkan dan ditempatkan. Maka dana yang dikantongi Bali United dari aksi IPO senilai Rp350 miliar.

Perseroan berencana untuk menggunakan sekitar 19,1% dari hasil IPO untuk belanja modal, lalu sekitar 20,4% untuk memperkuat struktur permodalan kepada entitas anak, dan 60,5% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan. Rencana Bali United untuk melantai di pasar modal, juga menandai pertama kalinya klub sepak bola listing di Asia Tenggara.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement