Baca Juga: Pertemuan G20, Perlambatan Ekonomi Terancam Meningkat
Menurut Sri Mulyani, China saat ini menginginkan penyelesaian konflik dilakukan secara multilateral. Hal ini dapat dilakukan dalam kerangka yang selama ini sudah ada. Sedangkan Amerika, kata dia, bersikeras tetap menggunakan pendekatan bilateral.
"Harapan bahwa kedua pihak ada pertemuan dan mencapai kesepakatan masih jauh. China menganggap mereka telah melakukan apa yang diminta AS selama ini, namun belum cukup. Dalam keseluruhan pembahasan di G20, risiko global itu mungkin terealisasi," jelasnya. (Sindonews)
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.