nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menperin: Peningkatan Ekspor Manufaktur Masih Terbuka Lebar

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 11:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 13 320 2065973 menperin-peningkatan-ekspor-manufaktur-masih-terbuka-lebar-MwnOMj1xUN.jpg Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa peluang peningkatan ekspor manufaktur Indonesia masih terbuka lebar. Di mana sentimen perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok sedianya bisa dimanfaatkan maksimal oleh sektor swasta.

"Pemanfaatan (peluang perang dagang) ini oleh company atau perusahaan," kata Airlangga usai pelantikan pejabat eselon I di Gedung Kemenperin, Jakarta, Kamis, (13/6/2019).

Baca Juga: Warren Buffett Peringatkan Bahaya Perang Dagang AS-China

Dia menjelaskan, dampak positif perang dagang ini, yakni Indonesia menjadi salah satu negara yang paling diincar penanam modal asing. Di mana Indonesia dinilai sebagai negara yang memiliki zona aman investasi.

"Kalau dari pemerintah ya kita tarik investasi lebih banyak. Kita lihat beberapa industri di kawasan ASEAN ini lebih stabil dari yang lain dan di kawasan ASEAN yang terbesar adalah Indonesia," ungkap dia.

Baca Juga: Ekonomi AS Tumbuh 3,2% Ditopang Ekspor dan Investasi

Maka itu, lanjut dia, pemerintah terus mendorong peningkatan daya saing industri manufaktur dengan mempermudah hadirnya investasi. Agar, peningkatan ekspor mengisi pasar baru bisa dimaksimalkan.

"Jadi, kita sudah banyak mengeluarkan insentif, tinggal ditarik untuk iklim investasi yang lebih baik," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini