nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muncul Petisi Tolak Maskapai Asing Masuk Indonesia

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 16:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 13 320 2066103 muncul-petisi-tolak-maskapai-asing-masuk-indonesia-j5hQkAMFCb.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

SOLO - Rencana pemerintah pusat yang mengizinkan maskapai asing beroperasi di Indonesia menyusul melonjaknya harga tiket pesawat, mendorong lahirnya petisi penolakan kebijakan tersebut.

Penggagas petisi Kiswadi Agus mengatakan, petisi ini dilakukan untuk menyadarkan pemerintah bila kebijakan mengizinkan masuknya maskapai asing di untuk melayani penerbangan domestik itu merupakan kesalahan besar dan melanggar kedaulatan negara.

Menurut Kiswadi, di negara manapun tidak ada yang mengizinkan penerbangan asing melayani penerbangan domestik dalam negerinya.

"Kalau penerbangan antar negara silahkan saja masuk. Tapi kalau maskapai asing masuk dan melayani penerbangan domestik, itu tidak ada. Dan bila itu dilakukan, sama saja kedaulatan negara telah dilanggar," papar Kiswadi, Kamis (13/6/2019).

 Baca Juga: Maskapai Asing Masuk Indonesia, Menko Luhut: Tak Perlu Buru-Buru

Menurut Kiswadi, bila keran izin maskapai asing melayani penerbangan domestik benar-benar di buka, tidak mungkin negara asing dari mana maskapai itu berasal tak memiliki keinginan untuk mengetahui kondisi geografis di dalam negeri Indonesia.

Sehingga, bisa saja, di maskapai tersebut dipasang alat-alat canggih untuk memotret kondisi dalam negeri Indonesia. Dan bila itu benar, ungkap Kiswadi, sama saja, pemerintah telah menggadaikan kedaulatan udara dalam negeri ke tangan asing.

"Sekarang kalau di pesawat itu dipasangi alat-alat canggih, apakah pemerintah tahu. Terus terbang di udara Indonesia, dari atas kondisi geografis dalam negeri di ambil gambarnya apa tahu kita. Atas dasar itulah petisi ini lahir," ujarnya.

Kiswadi tak memperdulikan adannya anggapan bila apa yang dilakukannya ini sebagai bentuk ketakutan yang berlebihan. Menurut Kiswadi, apa yang dilakukannya ini memang benar-benar sebagai bentuk ketakutan. Kalau negara memenuhi fungsinya sebagai alat pengayom.

"Jadi tolonglah pemerintah untuk membatalkan izin maskapai asing masuk. Harga tiket yang menggila mestinya pemerintah memiliki satu kebijakan yang tegas untuk menekan harga tiket turun. Bukan malah menginjakkan maskapai asing terbang bebas di kedaulatan udara Indonesia," ujarnya

 Baca Juga: Maskapai Asing Masuk Indonesia, Menhub: Ada Keseimbangan Harga

Kiswadi menargetkan 1 juta orang yang menandatangani petisi yang akan disebarkan melalui media sosial. Setelah satu juta tanda tangan berhasil dikumpulkan, petisi itu akan diserahkan pada pemerintahan.

"Semoga pemerintah sadar bila kebijakan mengizinkan maskapai asing terbang di kedaulatan udara Indonesia itu adalah salah besar," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini