Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batavia Prosperindo Terima Dividen Tunai Rp12,99 Miliar

Batavia Prosperindo Terima Dividen Tunai Rp12,99 Miliar
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar dari PT Batavia Prosperindo Sekuritas (BPS), anak usaha dengan 99,9% kepemilikan oleh perseroan.

Sekretaris Perusahaan BPII Kamal mengatakan anak usaha yang bergerak di bidang perantara perdagangan efek dan penjaminan efek pada tahun ini memberikan dividen tahun buku 2018 sebesar Rp12,9 miliar.

”BPS adalah entitas anak yang sahamnya dimiliki oleh perseroan sejumlah 799.999 lembar saham atau 99,99% kepemilikan,” ujarnya, dikutip dari Harian Neraca, Jumat (14/6/2019).

Baca Juga: Batavia Incar Dana Kelolaan Rp52 Triliun

Untuk diketahui, BPII mencatatkan pendapatan sebesar Rp76,1 miliar dan laba bersih sebesar Rp17,8 miliar pada kuartal I 2019. Sebagai informasi, perseroan berencana melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 48,21 juta saham atau 9,38% dari total modal ditempatkan dari perseroan.

Baca Juga: IHSG Naik 4 Poin Jelang Akhir Pekan

Nantinya saham akan diserap PT Batavia Prosperindo Makmur (BPM) sebagai pembeli siaga atau standby buyer. BPII dan BPM memiliki hubungan afiliasi karena memiliki pemegang saham pengendali yang sama, yaitu Malacca Trust Pte Ltd, sebuah badan usaha yang berdomisili di Singapura.

Disebutkan, dengan asumsi seluruh saham baru telah diterbitkan, pemegang saham lama akan terkena dilusi kepemilikan saham sebesar 8,58% dari kepemilikan sebelum pelaksanaan private placement. Aksi korporasi BPII kali ini tidak hanya private placement. BPII juga akan menerima penyetoran modal saham dalam bentuk lainnya (inbreng) yaitu berupa saham PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) yang dimiliki BPM sebagai perusahaan afiliasi. Oleh karenanya, setelah penyetoran modal saham dalam bentuk inbreng, penyertaan saham BPII pada BPFI akan meningkat.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement