nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hitung-hitungan Keuntungan Bisnis Jamur Crispy

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 05:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 15 320 2066843 hitung-hitungan-keuntungan-bisnis-jamur-crispy-TcMIaT70dA.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Jamur crispy merupakan jajanan kuliner yang mulai populer di masyarakat. Rasanya yang gurih dan renyah membuat jajanan ini digemari oleh banyak orang. Jajanan dengan bahan dasar jamur tiram ini juga kaya akan nutrisi dan bebas kolestrol serta memberikan kesehatan pada tubuh karena mengandung protein sebesar 19-36% melebih kandungan protein pada beras.

Anda tertarik untuk melakoni usaha gerobak yang satu ini? bila Anda tertarik, jangan ragu lagi untuk segera menjalankannya. Sebab, usaha ini memang betul-betul menjanjikan masa depan cerah. Selain karena kompetitornya sedikit, jamur crispy juga sudah mendapat tempat di hati masyarakat.

Untuk menjalankan usaha ini, Anda harus perhatikan biaya dan labanya. Berikut simulasi usaha jamur crispy yang dilansir dari buku Jadi Jutawan Dari Bisnis Gerobak karya Putri Sawwal dan Agus Nur Cahyo yang dikutip Okezone.

Baca Juga: Jajal Bisnis Kue Lapis Legit Kukus, Begini Hitungan Modalnya

Akan tetapi, sebelum mulai menekuni usaha jamur crispy ini, pertama-tama Anda harus memastikan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini :

1. Pemasok bahan baku. Hal ini sangat penting diperhatikan karena jamur tiram termasuk komoditas tanaman yang langka meskipun banyak yang telah membudidayakan. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki channel dengan pembudidayaan jamur.

2. Survei kualitas jamur. Sebaiknya Anda pastikan terlebih dahulu apakah jamur yang dihasilkan kualitasnya baik.

3. Pengolahan jamur mentah. Dalam hal ini, anda harus perhatikan cara pengolahan jamur mentah dan Anda harus sudah mahir mengolah jamur mentah menjadi camilan yang lezat.

4. Survey lokasi. setelah semua teknis selesai, lanjutkan ke pemasaran. Dalam hal ini, Anda perlu melakukan survey lokasi yang akan Anda jadikan tempat usaha haruslah strategis, ramai orang, dan sangat potensial.

Baca Juga: Cari Untung dari Jualan Nasi Goreng, Ini Hitungan Modalnya

Modal Investasi Awal

- Gerobak dan etalase Rp3.500.000

- Kompor gas Rp150.000

- Tabung gas 3 kg Rp125.000

- Wajan besar Rp250.000

- Alat-alat penggorengan lainnya Rp300.000

- Meja dan kursi Rp200.000

Jumlah Rp4.525.000

Biaya Operasional

- Belanja bahan baku @150.000 x 26 hari = Rp3.900.000

- Gas elpiji 3 kg @Rp25.000 x 6 per bulan = Rp150.000

Jumlah Rp4.050.000

Pendapatan

- 50 bungkus/ hari @Rp6.000 x 26 hari = Rp7.800.000

Keuntungan

Pendapatan – biaya operasional

Rp7.800.000 – Rp4.050.000 = Rp3.750.000

Dengan asumsi tersebut, maka modal investasi awal akan kembali dalam waktu kurang dari 2 bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini