nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos IMF: Perang Dagang AS-China Tak Menguntungkan Siapapun

Senin 24 Juni 2019 22:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 24 20 2070359 bos-imf-perang-dagang-as-china-tak-menguntungkan-siapapun-VD247Hltyr.jpg Foto: Ist

KUALA LUMPUR - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengatakan, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang.

Berbicara pada konferensi pers di Museum dan Galeri Seni Bank Negara Malaysia, Lagarde mengatakan iklim ketegangan perdagangan tidak kondusif bagi perdagangan global, dan negara-negara seperti Malaysia, yang sangat terlibat dalam rantai pasokan, dapat melihat pertumbuhan yang lamban.

"Kami tidak mengambil pandangan politik, tetapi yang kami amati dan amati adalah bahwa ketegangan perdagangan, perang dagang tidak bermanfaat bagi siapa pun," katanya seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (24/6/2019).

 Baca Juga: Perang Dagang AS-China Bisa Ganggu Kesejahteraan Negara ASEAN

Khususnya pada ekonomi Malaysia, Lagarde mengatakan IMF telah memperkirakan pertumbuhan 4,5% lebih rendah dari prediksi pemerintah Malaysia dan ini disebabkan oleh ketegangan perdagangan.

Lagarde mengatakan IMF khawatir bahwa ketegangan perdagangan akan memperlambat ekonomi global tahun depan, menunjuk pada tarif 25% untuk barang-barang China tertentu oleh Amerika Serikat.

"Kami prihatin bahwa ketegangan perdagangan sebenarnya dapat memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan global dan pekerjaan yang akan kami lakukan di IMF menunjukkan bahwa kami dapat memperkirakan pengurangan 0,5% pada pertumbuhan global tahun 2020 sebagai akibat dari tarif," katanya.

 Baca Juga: KTT G20 Diharapkan Redam Perang Dagang AS-China

Dia menambahkan bahwa pengalihan jangka pendek dari rantai pasokan ke negara-negara lain mungkin tampaknya memberikan peluang, tetapi ini tidak serta merta berkembang menjadi pengembangan jangka panjang yang menghasilkan pengeluaran modal dan investasi asing langsung untuk berkontribusi pada pembangunan nyata mereka yang terkena dampak.

"Jadi tidak ada yang memenangkan perang dagang. Itu pasti," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini