nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Adhi Karya Kantongi Kontrak Baru Rp4,6 Triliun hingga Mei

Selasa 25 Juni 2019 13:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 278 2070635 adhi-karya-kantongi-kontrak-baru-rp4-6-triliun-hingga-mei-0eHYjOyRfS.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp4,6 triliun hingga Mei 2019. Kontrak tersebut berasal dari lini bisnis konstruksi dan EPC sebesar 82,3% dan sisanya 17,5% dari lini bisnis lainnya.

Dikutp dari Harian Neraca, Selasa (25/6/2019), Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata mengatakan, tambahan kontrak baru yang berhasil dimenangkan oleh perseroan pada Mei 2019 terdiri dari proyek revitalisasi sekolah di Jakarta dan renovasi bandara Hang Nadim di Batam.

Baca Juga: Realisasi Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp3 Triliun

Disampaikannya, perolehan kontrak baru hingga Mei 2019 didasarkan pada tipe pekerjaan, yaitu proyek gedung sebsar 67,2%, jalan dan jembatan sebesar 4,4% serta proyek infrastruktur lainnya sebesar 28,4%.

Baca Juga: Adhi Karya Catat Laba Bersih Rp645 Miliar pada 2018

Sedangkan untuk segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari Pemerintah sebesar Rp15,5%, BUMN sebesar 77,3% dan swasta/lainnya sebesar 7,2%. Sementara itu, progres pembangunan kereta api ringan (light rail transit/LRT) wilayah Jabodebek tahap I hingga pertengahan Juni 2019 telah mencapai 63%, sedangkan progres pembangungan lintas Cawang-Cibubur mencapai 82,7%, lalu Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 51,9% dan Cawang-Bekasi Timur mencapai 57,1%. 

Untuk tahun ini, ADHI akan fokus mengikuti tender konstruksi jalur rel kereta api disejumlah kota besar, dimana salah satunya adalah mega proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang ditaksir nilainya mencapai Rp120 triliun.Sebagai informasi, Adhi Karya menargetkan kontrak baru tahun ini sebesar Rp 30 triliun. Angka tersebut lebih tinggi 30,43% ketimbang realisasi 2018 yang sebesar Rp 23 triliun.

Baca Juga: Adhi Karya Catat Kontrak Baru Rp1,18 Triliun

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Budi Harto pernah bilang, sektor infrastruktur masih menjadi kontributor utama untuk kontrak baru sekitar 40%.”Tahun ini ADHI akan mengalokasikan belanja modal atau capex (capital expenditure) sebesar Rp 4 triliun. Angka ini naik 100% dibanding belanja modal tahun lalu yang sebesar Rp 2 triliun,”ujarnya

Baca Juga: Realisasi Kontrak Baru Adhi Karya Capai 92,27%

Budhi mengatakan, untuk capex 2019 Adhi Karya akan mengandalkan sumbernya internal perusahaan dan dari utang bank. Alokasi capex tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek, seperti infrastruktur, LRT dan properti. ADHI menargetkan pendapatan untuk tahun 2019 sebesar Rp 22 triliun lebih tinggi 22,22% dibandingkan raihan pada 2018 yang sebesar Rp 18 triliun.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini