Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara PT Pos Indonesia Manfaatkan Peluang Industri 4.0

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 28 Juni 2019 |17:24 WIB
Cara PT Pos Indonesia Manfaatkan Peluang Industri 4.0
dok: PT Pos Indonesia
A
A
A

REVOLUSI Industri 4.0 merupakan sebuah lompatan besar pada sektor manufaktur melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara maksimal. Tak hanya dari segi produksi, namun juga keseluruhan rantai nilai untuk mencapai efisiensi yang optimal sehingga melahirkan model bisnis baru berbasis digital.

Tak hanya dari segi produksi, namun juga keseluruhan rantai nilai untuk mencapai efisiensi yang optimal sehingga melahirkan model bisnis baru berbasis digital. Hal inilah yang mendorong PT Pos Indonesia, membuka peluang yang lebih besar untuk mengembangkan bisnisnya.

”Itu emas, sesuatu yang harus dilakukan kalau kita tidak mengikuti itu, kita akan dianggap tidak relevan, dianggap zaman batu. Kalau sekarang penerima atau buyer harus tahu barang sudah sampai mana secara real time. Nah, kalau kita sudah masuk ke level demand seperti ini, apalagi kelas premium, sangat mutlak dibutuhkan IOT 4.0, internet of think dan internet of people. Internet of think itu yang membuat semua informasi mengenai track and trace bisa terlihat real time,” ujar Dirut PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono.

Dijelaskan Gilarsih, di setiap barang yang dikirim sudah ada QR code atau Id, jadi di setiap stasiun sekarang dilakukan scanning dengan manual. ”Nah, ke depan yang sedang kita incar individual parcel itu bisa melaporkan dirinya sendiri. Kendaraannya ada GPS tracker-nya, jadi semua bisa terjadi real time, termasuk di gudangnya posisinya di mana,” jelasnya.

PT Pos Indonesia akan melakukan uji coba pada April tahun depan di tujuh wilayah pulau Jawa seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, dan Malang. Dia berharap semua pelacakannya bisa real time dan tidak dilakukan scanning secara manual.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement