KPPU Cium Adanya Kartel oleh Lion Air dan Garuda Indonesia

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 01 320 2073319 kppu-cium-adanya-kartel-oleh-lion-air-dan-garuda-indonesia-JpJgOB6tOD.jpg Foto Pesawat (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebut adanya dugaan kartel yang dilakukan Lion Air Grup dan Garuda Indonesia pada penerbangan domestik. Kartel dilakukan dengan cara menguasai pasar penerbangan secara penuh yang berimplikasi pada mahalnya harga tiket pesawat.

"Penguasaan pasar itu diawali dengan strategi rangkap jabatan direksi Garuda Indonesia terhadap Sriwijaya Air," ujar Guntur Saragih di Kantor KPPU Jakarta, Senin (1/7/2019).

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Turun pada Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 10.00

Rangkap jabatan dilakukan oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), I Gusti Ngurah Ashkara. Di mana mantan Dirut Pelindo III itu menjadi Komisaris Utama Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air dan Direktur Utama Citilink, Julaindra Noertjahjo menjadi Komisaris Sriwijaya Air.

"Garuda Indonesia bersama Grup Sriwijaya memang tengah melakukan Kerja Sama Operasional (KSO). Sebagai catatan, KSO tersebut dilakukan pada November 2018 atau sebelum adanya isu kenaikan tiket pesawat," tutur dia.

Baca Juga: Tiket Pesawat di 32 Kota Sudah Turun

Setelah itu, lanjut dia, KPPU menilai adanya skenario kartel bersama Lion Air Group yang merupakan perusahaan swasta nasional.

"Jadi dengan dikuasainya pasar penerbangan oleh dua industri raksasa nasional itu, maka terjadi suatu tindakan kartel harga tiket pesawat. Kita juga bisa lihat di boikotnya AirAsia oleh travel agent yang semakin menguntungkan mereka," pungkas dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini