nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perintah Presiden, Tata Ruang Pulau Bunaken Ditata Ulang

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 14:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 06 470 2075377 perintah-presiden-tata-ruang-pulau-bunaken-ditata-ulang-PFBhkblVix.jpg Foto: Jokowi Kunjungi Bunaken

MANADO – Pemerintah akan merapikan tata ruang Pulau Bunaken. Penataan ini dilakukan untuk menggenjot sektor wisata di Pulau Bunaken. Pulau Bunaken merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Sulawesi Utara. Penataan Bunaken ini pun langsung diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ini mau dibuat perencanaan dulu. Untuk membuat klaster-klaster sehingga penduduknya di sebelah mana jelas, tempat wisatanya di mana jelas, area konservasi di mana jelas, sehingga batas-batasan itu yang paling penting segera direncanakan. Sehingga tidak nanti berkembang seperti yang kita lihat ini, betul-betul terdesain sejak awal,” tandas Jokowi saat mengunjungi Pulau Bunaken kemarin.

 Baca Juga: Aksi Kocak Menteri PUPR, Bergaya Titanic di Bunaken

Jokowi mengungkapkan bahwa penataan ini akan segera dilakukan. Menurut dia, jika ditunda-tunda maka akan semakin sulit melakukan penataan.

“Mumpung belum ramai. Kalau sudah ramai sulit kita mengendalikan. Klasternya betul-betul diatur,” ungkapnya.

 Baca Juga: Kunjungi Bunaken, Jokowi: Jangan Sampai Sampah Plastik Masuk ke Sini

Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, penataan tata ruang ini sepenuhnya akan menggunakan anggaran pemerintah pusat. Penataan rencana dapat dimulai tahun ini.

“Mulai langsung ini, tahun ini sudah mulai. Tahun depan kita harapkan sudah selesai. Ini kan kejar-kejaran,” tandasnya.

Selain itu, dia mengatakan perlu adanya perbaikan fasilitas penunjang pariwisata. Salah satunya akan dilakukan penambahan kapal.

“Saya kira ini potensi yang baik. Tapi memang harus dirawat, dijaga. Jangan sampai sampah plastik masuk ke sini. Kita lihat sekarang, dulu banyak. Sekarang sudah (tidak ada) karena rutin dari pemda selalu membersihkan sampah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala Negara mengatakan, untuk air bersih dan listrik di Pulau Bunaken akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Ya, ya sudah. Tahun ini dimulai di Bunaken kan? sudah. Listrik dan nanti air bersih akan di kerjakan oleh menteri PU,” tandasnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, air bersih yang ada di Pulau Bunaken berasal dari desalinasi yang volumenya hanya 0,58 liter per detik.

Dia mengakui bahwa dengan jumlah tersebut masih kurang untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Bunaken. “Itu masih kurang. Di sana akan kita bikin embung. Tahun 2020 (mulainya),” ungkapnya. (Dita Angga)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini