Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UKM di 416 Kabupaten Segera Go Online

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2019 |14:15 WIB
UKM di 416 Kabupaten Segera <i>Go Online</i>
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bekerjasama dengan Bukalapak untuk membawa UKM daerah menuju pemasaran online ke pasar global. UKM yang akan didorong terdapat di 416 kabupaten.

Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dengan menggandeng Bukalapak, Apkasi akan membantu UKM-UKM di daerah yang anggotanya mencakup 416 pemerintah kabupaten.

"Saya melihat Bukalapak ini sudah teruji sistemnya, sementara Apkasi memiliki potensi komoditas yang tersebar di seluruh nusantara," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2019).

Selain dengan Bukalapak, dalam kesempatan yang sama Apkasi siap berkolaborasi dengan Kemenpar untuk mengembangkan berbagai sektor pariwisata di daerah, mulai pariwisata lintas batas negara (crossborder tourism), homestay, sampai desa wisata.

"Apkasi mendukung program-program Kemenpar, sehingga ke depan kebijakan pariwisata nasional bisa semakin punya instrumen pelaksanaan yang efektif dan saling dukung di daerah di mana Apkasi beranggotakan 416 kabupaten," ujarnya.

Baca Juga: Begini Cara Pelaku IKM Melek Digital

Anas menjelaskan, pengembangan kolaborasi pariwisata ini sekaligus bagian dari strategi mendorong pemajuan seni-budaya daerah, karena semakin kuat konten kearifan lokalnya, semakin kuat pula daya tariknya untuk pengunjung," imbuh Anas.

"Untuk crossborder tourism, saya sudah sampaikan ke Pak Menteri, pilot project kerja sama ini akan dibuat di beberapa kabupaten, misalnya salah satunya Kabupaten Belu, NTT. Wisata lintas batas negara ini bisa ikut mengungkit perekonomian kabupaten tersebut, yang wilayah perbatasannya telah dibangun oleh pemerintah pusat dengan ikon-ikon yang menarik," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement