nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Resmi Pindah ke Kalimantan, Presiden Jokowi Segera Umumkan Lokasinya

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 14:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 10 470 2077051 ibu-kota-resmi-pindah-ke-kalimantan-presiden-jokowi-segera-umumkan-lokasinya-D1GjxX3SkJ.jpeg Foto: Ibu Kota Resmi Pindah ke Kalimantan (Giri/Okezone)

JAKARTA - Upaya pemerintah untuk memindahkan pusat pemerintahan menuju daerah yang masih sepi penduduknya rupanya bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, pemerintah sudah mendapatkan daerah mana yang akan menjadi ibu kota baru ini.

 Baca Juga: Punya Banyak Kesamaan, Indonesia Contek Brasil Dalam Pemindahan Ibu Kota

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk daerah yang akan menjadi ibu kota baru sudah ditetapkan yakni Kalimantan. Namun untuk kepastian kotanya akan segera diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Sudah (ada kotanya) mudah-mudahan dalam waktu dekat atau tidak terlalu lama Presiden Jokowi umumkan lokasi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

 Baca Juga: Menilik Pemindahan Ibu Kota dari Era Presiden Soekarno hingga Pak Jokowi

Menurut Bambang, alasan mengapa memilih Kalimantan adalah karena letaknya berada di tengah-tengah. Artinya ibu kota baru ini dekat dengan wilayah dengan wilayah barat dan juga tidak terlalu jauh dari wilayah timur Indonesia.

“Kita ingin ibu kota baru itu Indonesia sentris, karena didesain dan dipilih bangsa sendiri,” ucapnya.

Tak hanya itu, dipilihnya Kalimantan juga karena pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut sedang dihadapkan masalah. Mengingat pertumbuhan ekonomi di sana dipengaruhi oleh harga komoditas.

“Kalimantan ini ekonominya sekarang tertekan sekali karena mereka mengandalkan komoditas seperti baru bara,” ucapnya

Karena letaknya di Kalimantan lanjut Bambang, ibu kota baru ini nantinya akan ramah lingkungan. Mengingat Kalimantan sendiri menjadi paru-paru dunia, oleh karenannya sebisa mungkin harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan hutan.

“Ibu kota baru) tidak akan mengurangi luas hutan lindung," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini