Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 23 Juli 2019 |10:19 WIB
India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan
India Antariksa (Reuters)
A
A
A

Pujian itu membuat komunitas ilmuwan antariksa India semakin kaget. “Banyak hal bisa membatalkan misi, meskipun tidak ada batu penghalang ka re na semuanya memahami kom plek - sitasnya,” tutur Sivan.

Peluncuran misi ke bulan sejauh 384.000 km itu sebenarnya hanya membutuhkan waktu 54 hari. ISRO memilih rute sirkuit de ngan mengambil keuntung an gravitasi bumi. Itu juga akan memudahkan penghantaran satelit ke bulan. Kenapa? India tidak me miliki roket yang kuat dengan ja lur langsung. ISRO ber harap pen darat bulannya bisa mencapai bulan pada 6-7 September mendatang. Per ja lan an itu sekitar enam pekan atau lebih lama em pat hari di bandingkan Apollo 11.

“Ada waktu selama 15 menit bagi ilmuwan ketika pendarat dilepaskan dan tiba di kutub selatan bulan,” kata Sivan.

Pendaratan wahana, menurut Sivan, merupakan operasi otonom tergantung dengan sistem. Tapi, pendarat itu bisa meng alami kecelakaan di permukaan bulan. Sebanyak 1.000 teknisi dan ilmuwan bekerja untuk me nyukseskan misi tersebut. Namun, ISRO untuk per tama kali memimpin perempuan untuk me mimpin ekspedisi tersebut. Dua perempuan itu mengen dali kan petualangan India ke bulan. Mereka adalah Direktur Program Muthaya Vanitha yang telah be kerja mengem - bang kan Chandra ya an-2 sela ma bertahun-tahun. Kemudian Chan drayaan-2 juga akan dina vi - gasikan oleh Ritu Kardhal.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement