Terancam Rugi Rp10 Triliun, Bos Krakatau Steel Akui Ada Proyek Dipaksakan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 24 Juli 2019 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 24 320 2083102 terancam-rugi-rp10-triliun-bos-krakatau-steel-akui-ada-proyek-dipaksakan-ho9IkHsS3n.jpg Krakatau Steel (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk membenarkan pernyataan soal proyek blast furnace yang mampu merugikan perusahaan hingga Rp10 triliun. Proyek serba salah tersebut diungkap oleh Komisaris Independen Krakatau Steel Roy Maningkas.

Saat dikonfirmasi langsung, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengakui banyak pekerjaan rumah (PR) perusahaan yang harus dibereskan ke depannya. Salah satu proyek yang dia benarkan adalah blast furnace.

Baca Juga: Komisaris Beberkan Proyek Janggal Krakatau Steel, Uji Coba 2 Bulan Bikin Rugi Rp10 Triliun

"Itu PR Masa lalu yang saya sedang bereskan," ujarnya, kepada Okezone, Rbau (24/7/2019).

Komisaris Independen Krakatau Steel Roy Maningkas mengatakan proyek ini merupakan proyek serba salah, yang mana jalan manapun yang diambil akan tetap merugikan perusahaan.

Baca Juga: Komisaris Independen Krakatau Steel Ajukan Pengunduran Diri, Kenapa?

Jika terus dijalankan, maka perseroan akan merugi sekitar Rp1,3 triliun, sedangkan jika dihentikan maka akan kehilangan uang Rp10 triliun.

“Solusi saya adalah modifikasi ada enggak teknologi yang bisa modifikasi ini. Sejak pertama saya hitung memang HPP-nya enggak masuk,” ucapnya.

Sebenarnya, kata Roy, keputusan pengujian blast furnace sangat dipaksakan karena harus selesai dalam waktu dua bulan. Padahal, ada banyak item yang harus diuji kehandalan dan keamanannya.

Proyek ini seharusnya tidak boleh hanya dilakukan uji coba selama dua bulan saja. Apalagi dalam kontraknya, proyek ini harus dilakukan pengujian minimal 6 bulan.

“Enggak punya pengalaman. Sekarang mereka berproduksi dengan membuang gas holdernya ke udara. Artinya ada satu tekanan pokoknya jadi dulu dah urusan mah belakangan,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini