nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub-PUPR Tingkatkan Kualitas Akses Wisata Danau Toba

Erie Prasetyo, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 12:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 29 320 2084879 kemenhub-pupr-tingkatkan-kualitas-akses-wisata-danau-toba-RB2ldTnDd1.jpg Foto: Menhub Saat Kunjungan Kerja ke Danau Toba

DANAU TOBA- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya siap bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk mengembangkan wisata Danau Toba. Kedua kementerian ini akan mengatur konektivitas antar moda menuju destinasi wisata yang ada di Danau Toba.

Hal ini dikatakan Menhub saat melakukan kunjungan kerja ke Danau Toba, Sumatera Utara, Minggu (28/7/2019). Kolaborasi antara Kemenhub dan PU sangat penting, agar terjadi sinergitas pembangunan akses wisata.

Baca Juga: Ke Danau Toba, Menhub Cek Infrastruktur hingga SOP Keselamatan Kapal

"Kolaborasi antara Kemenhub dan PU sangat penting, karena antara moda akan kita atur dengan baik," kata Menhub Budi Karya.

Setibanya di Danau Toba, Menhub yang ditemani Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi melakukan peninjauan di beberapa titik mulai dari destinasi wisata sampai pelabuhan.

Menhub Tinjau Infra di Danau Toba

"Kami sudah dari Pelabuhan Muara kemudian ke Samosir, dan melihat Objek Wisata Air Terjun Situmurun. Itu sangat indah sekali. Ada dua hal yang harus dilakukan," ujarnya.

Pertama kata Menhub, prasarana yang akan dibuat bisa memenuhi kapasitas, kedua harus memperhatikan speknya. Dan yang terpenting adalah, angkutan kapal tradisional, karena itu adalah penghidupan masyarakat banyak.

Baca Juga: Pariwisata Ditargetkan Raih Devisa USD17,6 miliar di 2019, Bagaimana Realisasinya?

"Kita juga akan membangun lima kapal besar tanpa mengurangi eksistensi kapal-kapal kecil. Kami Kemenhub akan melakukan pembinaan kapal tersebut, mulai dari saftey, pelayanan sampai fasilitas," Ungkapnya.

Fasilitas lain adalah pembangunan dermaga. Kemenhub kata Budi Karya akan membangun 6 dermaga yang akan selesai akhir 2020. "Lima kapal yang kita bangun juga akan selesai akhir 2020 nanti," ujar mantan Dirut AP II ini.

Ditanya terkait dengan pengembangan bandara antara Silangit dan Sibasa, Menhub mengatakan memiliki dua fungsi yang berbeda. Silangit untuk komersil, sementara Sibasa untuk jenis turis tertentu.

"Saya kira tidak apa-apa, itu complementary saja. Karena orang tinggal di Toba ini bukan sehari bisa sampai tiga hari. Jadi Sibasa untuk tertentu, Silangit untuk fungsi lain," tegasnya.

Terkait rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Danau Toba, Senin (29/7/2019), Menhub mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan terkait dengan kapal. Bagaimana kapal itu mulai dari waktunya, safetynya seperti apa. "Yang kita perhatikan adalah apa yang kita bangun harus dipersiapkan dengan baik," Tegasnya.

Diketahui Presiden Jokowi akan melakukan Kunker selama 3 hari dari tanggal 29-31 Juli 2019. Hari pertama, Presiden akan meninjau lokasi wisata The Kaldera di Tobasa, meninjau Pelabuhan Ajibata, Parapat dan mengunjungi Pelabuhan Ambarita Samosir.

Hari kedua, Presiden akan melihat wisata Pasir Putih, Pantai Parbaba, Tenun, Rumah Budaya Sihombing, Jembatan Tano Panggol. Hari ketiga, Presiden akan menuju Muara ke Taman Sipinsur dilanjutkan ke pasar Tradisional Siborong-borong, dan kembali ke Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini