
Faktor kedua, lanjutnya adalah kewajiban regulator untuk mendorong kendaraan bermotor listrik. Ini terutama terjadi di Eropa dan Amerika, dan industri otomotif dibebani dengan biaya puluhan miliar dolar yang harus dikeluarkan untuk menyesuaikan pabrik-pabriknya untuk memproduksi mobil listrik.
Baca juga: Ini Alasan Nissan Kurangi 12.500 Pekerjanya
"Itu yang menyebabkan PHK puluhan ribu bahkan ratusan ribu karyawan oleh perusahaan otomotif utama termasuk Nissan dan Ford," ujarnya, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Faktor ketiga, lanjutnya, yang bikin industri otomotif terguncang adalah revolusi kendaraan tanpa pengemudi alias kendaraan otonom. Ini juga sebuah tekanan bagi industri otomotif untuk bisa bertahan, bersaing dan mengembangkan teknologi otonom.