nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Pertamina: Atasi Tumpahan Minyak di Blok ONWJ Libatkan 800 Orang

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 14:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 01 320 2086387 bos-pertamina-atasi-tumpahan-minyak-di-blok-onwj-libatkan-800-orang-uNDGjCp5a4.jpeg Foto: Penjelasan Dirut Pertamina soal Tumpahan Minyak (Taufik/Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih melakukan investigasi mendalam terkait tumpahan minyak spill yang mencemari laut pantai utara Karawang beberapa waktu lalu. Termasuk juga mencari tahu penyebab insiden gelembung gas di anjungan YY sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pihaknya tidak mengharapkan peristiwa itu terjadi. Dengan kejadian itu Pertamina komitmen melakukan penanganan sebaik-baiknya yang tdak menimbulkan kerugian pihak manapun.

"Dari pertama terjadi, kami terus berupaya untuk menyelesaikan masalah itu. Seperti kami menahan spilled dari tengah laut sampai ke darat, agar dampak kepada masyarakat dan lingkungan kita minimalkan. Dan ada 800 orang yang membantu di darat dari berbagai kalangan," ujar dia di Gedung KKP Jakarta, Kamis (1/8/2019).

 Baca Juga: Ada Gelembung Gas di Blok ONWJ, Apa Hasil Investigasi Pertamina?

Dia menuturkan bahwa Pertamina siap mengganti kerugian kepada semua pihak yang terimbas dari tumpahan minyak tersebut. Di mana saat ini Pertamina terus berusaha untuk mematikan sumur supaya tak mengeluarkan lagi gas.

"Kami terus melakukan tahapan yang, overgated lebih baik seperti itu, kami tak ingin risiko apapun terjadi kepada msyarakat. Dampak secara volume sudah mengecil. lingkungan yang tercemar kami, akan tanggungjawab dalam recovery," tuturnya.

 Baca Juga: Penanganan Gelombang Gas di Blok ONJW Sesuai Standar Industri Migas

Sementara itu, Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu menyatakan Pertamina saat ini melakukan prinsip-prinsip keselamatan baik petugas dan masyarakat di sekitar serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Sebelumnya kami turut prihatin dengan kejadian itu. Dan upaya penanggulangan peristiwa ini, kami banyak dibantu banyak pihak," pungkas dia.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini