Jepang mengatakan masalah kerja paksa diselesaikan dengan perjanjian 1965 yang menormalisasi hubungan antara kedua negara.
Pejabat Korea Selatan mengatakan "masa pendinginan" dengan Jepang diperlukan untuk menciptakan solusi.
"Pembatasan ekspor membatasi ruang untuk diplomasi bagi kedua belah pihak, dan situasinya sekarang bahkan lebih sulit karena tindakan pembalasan lain," kata pejabat itu, merujuk pada tindakan Jepang pada Jumat (2/8).
"Sulit untuk memikirkan strategi jangka panjang dalam situasi yang begitu tegang dan gelisah," Tambahnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.