nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketemu Bos Bukalapak, Sri Mulyani Dalami Fenomena Unicorn Bisnis Online

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 14:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 13 320 2091312 ketemu-bos-bukalapak-sri-mulyani-dalami-fenomena-unicorn-bisnis-online-2cNsPusMdB.jpg Foto: Pertemuan Sri Mulyani dengan Tim Bukalapak (Facebook)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan dengan Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, di Kementerian Keuangan. Sri Mulyani ingin mengetahui lebih dalam soal bisnis perdagangan secara online di Indonesia.

Baca Juga: Tokopedia Pastikan Induk Usaha Ada di Indonesia

Dia mengatakan, pertemuan dengan salah satu e-commerce Indonesia ini untuk membuka komunikasi dengan para stakeholder dalam memahami fenomena yang terjadi di dunia.

"Bukalapak dengan jumlah pedagang online dan transaksi perdagangannya yang sangat besar menjadi salah satu fenomena baru dalam bisnis perdagangan secara online di Indonesia," ujar Sri Mulyani, dalam postingannya di Facebook, Selasa (13/8/2019).

Sri Mulyani Bertemu dengan Bos Bukalapak

Asal tahu saja, Bukalapak merupakan salah satu Unicorn Indonesia yang dibangun dan dikembangkan oleh generasi muda Indonesia.

Baca Juga: 4 Unicorn Indonesia Diklaim Singapura, Kepala BKPM Beberkan Penyebabnya!

Dalam pertemuan dengan Zaky, Sri Mulyani membahas soal keterlibatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kemudian, layanan perpajakan hingga riset Bukalapak soal bisnis online.

"Kami membahas antara lain tentang bagaimana Bukalapak dapat meningkatkan pemberdayaan UMKM, kemudahan layanan perpajakan melalui platform ecommerce dan juga mengenai riset," ujarnya.

Unicorn

Selain itu, mantan Direktur Bank Dunia ini memberikan informasi soal fokus pemerintah dalam lima tahun ke depan, salah satunya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Dirinya berharap, Bukalapak dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan antara sektor industri dengan dunia pendidikan dalam melaksanakan riset yang lebih efektif dan tepat guna sehingga hasilnya dapat langsung bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami juga sepakat untuk saling bersinergi agar semakin banyak pelaku usaha yang semula berstatus informal menjadi formal. Dengan demikian, akan semakin banyak data dan informasi yang dapat dikumpulkan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini